Perssu Madura City U-17 Evaluasi Besar Jelang Piala Soeratin 2026

Olahraga17 views

KABAR MADURA | Hasil kurang memuaskan diraih Perssu Madura City U-17 dalam laga uji coba perdana menjelang Piala Soeratin 2026.

Menghadapi klub lokal Gapsa Ambunten di Stadion A. Yani Sumenep, Minggu (14/6/2026), Perssu harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor 2-0.

Kekalahan tersebut menjadi sinyal bahwa tim berjuluk Laskar Kuda Terbang Muda masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi sebelum tampil di kompetisi resmi.

Evaluasi menyeluruh dan peningkatan intensitas latihan dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar tim mampu bersaing di Piala Soeratin 2026.

Direktur Teknik Perssu Madura City U-17 Akh. Hasbul mengakui timnya belum menunjukkan performa terbaik. Kekompakan antarpemain masih minim, sementara pemahaman terhadap tugas dan posisi di lapangan belum berjalan optimal.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Untuk laga uji coba pertama kita memang kalah. Dari pertandingan ini kita bisa melihat sejauh mana perkembangan pemain dan bagian mana yang masih perlu diperbaiki,” ujarnya.

Baca Juga:  Madura United vs Persik Kediri: Harapan Suporter pada Tuah SGB

Menurut Hasbul, sejumlah pemain masih terlihat bingung dalam menjalankan peran masing-masing sehingga organisasi permainan belum terbentuk dengan baik. Kondisi tersebut berdampak pada kurang efektifnya serangan maupun pertahanan tim selama pertandingan berlangsung.

“Pemain belum kompak dan belum menguasai posisinya masing-masing. Ini yang harus segera dibenahi,” tegasnya.

Karena itu, tim pelatih berencana melakukan evaluasi total terhadap seluruh aspek permainan. Tidak hanya dari sisi teknik dan taktik, tetapi juga komposisi pemain yang dinilai belum sepenuhnya sesuai kebutuhan tim.

Manajemen dan pelatih juga membuka peluang melakukan penyesuaian posisi pemain hingga menambah amunisi baru pada sektor-sektor yang masih dianggap lemah. Langkah tersebut diperlukan agar Perssu memiliki skuad yang lebih solid saat menghadapi persaingan di Piala Soeratin.

Baca Juga:  Rumah Warga di Pulau Giliraja Sumenep Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp300 Juta

Hasbul menegaskan, kekalahan dalam laga uji coba bukanlah akhir dari segalanya. Justru hasil tersebut menjadi bahan pembelajaran berharga untuk mengetahui kelemahan tim sejak dini.

“Lebih baik kalah sekarang dan tahu apa yang harus diperbaiki daripada kaget saat Piala Soeratin nanti,” katanya.

Usai hasil mengecewakan itu, Perssu Madura City dipastikan akan meningkatkan porsi latihan. Program latihan ekstra akan difokuskan pada peningkatan kekompakan tim, pemahaman taktik, disiplin posisi, hingga kondisi fisik pemain agar lebih siap menghadapi kompetisi.

Dalam waktu dekat, Perssu juga akan kembali menjalani sejumlah laga uji coba sebagai sarana mengukur hasil evaluasi yang dilakukan tim pelatih. Harapannya, setiap pertandingan dapat menjadi momentum perbaikan sehingga performa tim terus meningkat menjelang Piala Soeratin 2026. (ara/waw)

 

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *