KABAR MADURA | Madura United datang ke markas PSIM Yogyakarta dengan membawa misi penting untuk menjaga asa bertahan di Super League musim depan. Laga yang akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (17/5/2026), menjadi pertandingan krusial bagi Laskar Sape Kerrab untuk memastikan aman dari degradasi lebih cepat.
Caretaker Pelatih Madura United Rakhmad Basuki mengakui laga kontra Laskar Mataram bukan pertandingan yang mudah. Menurutnya, PSIM Yogyakarta meski berstatus tim promosi tetap memiliki kualitas permainan yang matang dan intensitas tinggi.
“Persiapan kita bagus. Pemain juga fokus dengan permainan besok. Kita sepakat bahwa besok adalah pertandingan penting,” terangnya, Sabtu (16/5/2026).
Coach RB, sapaan akrabnya, mengatakan timnya telah melakukan persiapan maksimal jelang pertandingan tersebut. Namun, Madura United tetap mewaspadai kekuatan yang dimiliki PSIM Yogyakarta.
Tim besutan Jean-Paul van Gastel ini dihuni pemain berkualitas, seperti Ze Valente, Ezequeil Vidal, dan Franco Ramos Mingo.
Coach RB berharap, pemain Madura United bisa tampil tanpa tekanan agar mampu menunjukkan permainan terbaik dan membawa pulang tiga poin.
“Kami berharap, pemain bisa bermain tanpa beban dan fokus pada tujuan untuk selamat dari kompetisi ini,” tutupnya.
Diketahui, Madura United hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan. (nur/zul)






