Senyum Ceria, Inovasi RSUD Smart Pamekasan Dampingi Perawatan Bayi Berat Lahir Rendah

KABAR MADURA | Kini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan menghadirkan inovasi layanan Senyum Ceria. Layanan ini dikhususkan untuk perawatan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR).

Plt. Direktur RSUD Smart Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat, mengatakan, Senyum Ceria dihadirkan untuk mengoptimalkan kemandirian ibu dan keluarga dalam merawat bayi BBLR. Menurutnya, berdasarkan standar World Health Organization (WHO), bayi disebut memiliki berat lahir rendah apabila bobotnya kurang dari 2.500 gram.

“Senyum Ceria ini sebagai perencanaan pemulangan pasien untuk perawatan bayi BBLR,” terangnya, Kamis (25/6/2026).

Baca Juga:  RSUD Smart Pamekasan Raih Akreditasi B sebagai Lembaga Pelatihan Kesehatan

dr. Yayak, sapaan akrabnya, menjelaskan, bayi dengan berat badan lahir rendah memerlukan perawatan mandiri yang intensif dan maksimal dari ibu serta keluarga. Sebab, jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat, kondisi tersebut dapat berdampak pada tumbuh kembang anak. Bahkan, dapat memicu stunting dan meningkatkan risiko bayi harus kembali menjalani perawatan di rumah sakit.

Untuk mencegah hal itu, lanjut dr. Yayak, pihaknya secara intens memberikan edukasi dan pelatihan kepada ibu maupun keluarga mengenai perawatan bayi sebelum dipulangkan. Salah satu metode yang diajarkan adalah metode kanguru, yakni mendekap bayi secara langsung ke dada ibu tanpa pakaian guna menjaga kestabilan suhu tubuh bayi.

“Masih ada ibu yang kurang mandiri dan tidak berani mengasuh bayi BBLR karena tidak percaya. Semoga dengan adanya layanan Senyum Ceria ini bisa meningkatkan kemandirian ibu dan keluarga dalam merawat BBLR ini,” tegasnya. (nur/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *