Belum Bisa Dipinjam, Buku Baru di Perpustakaan Nganggur Sekitar Empat Bulan 

News18 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Ribuan buku baru di perpustakaan umum Pamekasan masih belum diedarkan atau belum bisa dipinjam oleh masyarakat. Pasalnya, proses penyetempelan dan pengklasifikasian buku tidak selesai sepenuhnya. Padahal, pengadaan buku baru itu sudah terealisasi sejak Juni lalu. Namun hingga sekitar empat bulan lamanya, buku-buku tersebut belum bisa dimanfaatkan oleh pengunjung.  

Pustakawan Perpustakaan Pamekasan Kusairi mengungkapkan, proses penyetempelan buku baru itu sudah mencapai 80 persen, sementara untuk pengklasifikasiannya masih 10 persen. Disebutkan, proses keduanya memang membutuhkan waktu yang cukup lama, sebab masih harus dilakukan penginputan dan lain sebagainya. 

“Tahun ini kita dapat pengadaan buku baru sebanyak 1.755 eksemplar dengan 440 judul. Alokasi anggarannya Rp200 juta yang bersumber dari DAK,” jelas Kusairi kepada Kabar Madura, Selasa (31/10/2023).

Baca Juga:  Pelaku dan Motif Kasus Pembakaran Mobil di Sampang Tidak Kunjung Terungkap

Pihaknya masih belum bisa memastikan kapan buku baru tersebut bisa dimanfaatkan oleh pengunjung. Namun yang pasti, dalam waktu dekat hanya ada sebagian buku baru  yang bisa diedarkan. Hal itu dilakukan karena menyesuaikan dengan luas ruangan perpustakaan yang sekarang. Diketahui, gedung layanan perpustakaan Pamekasan dipindah untuk sementara waktu ke Gedung Pemuda di Jalan Kabupaten, mengingat gedung perpustakaan sebelumnya  sedang dalam tahap renovasi. 

“Kalau dipasang semua raknya tidak muat, karena tempat yang sekarang sempit. Jadi nanti hanya ada sebagian buku prioritas yang banyak dicari yang akan diedarkan terlebih dahulu. Setelah bangunan (perpustakaan) selesai, kami pajang semua buku-bukunya,” imbuhnya. 

Baca Juga:  Disperta KP Sampang Serahkan Bantuan 64 Unit Alsintan

Kata Kusairi, selain karena belum rampungnya proses penyetempelan dan pengklasifikasian buku, pihaknya juga masih menunggu jadwal pemantauan dari BPK terkait pengadaan barang yang didapat tahun ini. Sehingga, sebagian buku baru yang sudah distempel atau diinput tersebut tetap belum bisa dipinjam oleh pengunjung. 

“Informasi dari Inspektorat akan ada pengecekan dari BPK, untuk mengecek pengadaan barang yang didapat. Kebetulan di perpustakaan ini, dapat pengadaan buku, sarpras, dan rehabilitasi gedung layanan. Minggu kemarin pengecekan dari KPK sudah,” papar Kusairi.

Pewarta: Safira Nur Laily

Redaktur: Sule Sulaiman 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *