KABAR MADURA| Di tengah sebuah kegiatan yang juga dihadirinya, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo terlihat menunjukkan perhatian tulus kepada Dewi Sulastri, siswi disabilitas kelas XII SMA Negeri 2 Sumenep, yang menyampaikan cita-citanya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Dewi, dengan penuh haru menceritakan perjuangannya menjalani hari-hari dengan segala keterbatasan. Meski begitu, semangatnya tak pernah surut. Dia bercita-cita mengambil jurusan psikologi demi menggapai masa depan yang lebih baik.
“Saya hanya membantu orang tua dan tidak mengurangi beban orang tua,” tutur Dewi dengan penuh keteguhan.
Kisah ketekunan itu langsung menyentuh hati Bupati Fauzi. Tanpa ragu, orang nomor satu di Kabupaten Sumenep tersebut menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas semangat yang dimiliki Dewi.
“Saya sangat senang melihat anak muda seperti Dewi yang punya semangat dan tujuan hidup yang jelas. Ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi,” ujar Fauzi.
Tidak sekadar kata-kata, Bupati Fauzi langsung menyatakan komitmennya untuk memberikan beasiswa ketika Dewi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Baginya, pendidikan adalah hak dasar setiap warga negara yang wajib dijamin aksesnya, termasuk bagi penyandang disabilitas. Komitmen ini sekaligus menegaskan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep yang terus mendorong pemerataan akses pendidikan.
Di bawah kepemimpinan Achmad Fauzi Wongsojudo, perhatian terhadap kelompok rentan bukan sekadar wacana, melainkan langkah konkret yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah daerah akan memberikan dukungan, termasuk melalui beasiswa. Pendidikan adalah investasi masa depan dan harus bisa diakses oleh semua,” tegasnya. (ara/waw)





