KABAR MADURA | Proses pengisian jabatan sekretaris daerah (sekda) definitif Kabupaten Sumenep hingga awal September 2025 belum berjalan. Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan pihaknya belum membentuk tim seleksi (pansel) yang akan bertugas menjaring calon sekda.
Saat ditemui di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (3/9/2025), Bupati Fauzi memberikan jawaban singkat ketika ditanya soal rencana pembentukan tim seleksi.
“Baru Plt-nya beberapa hari,” ujarnya singkat tanpa merinci lebih jauh.
Sebagaimana diketahui, posisi sekda merupakan jabatan tertinggi dalam struktur ASN di tingkat kabupaten/kota. Sekda memegang peran vital dalam mengoordinasikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) serta menjembatani komunikasi antara kepala daerah dengan jajaran ASN.
Kekosongan jabatan definitif ini menjadi sorotan publik dan pengamat pemerintahan. Pasalnya, tanpa sekda definitif, kewenangan yang dipegang oleh Plt sekda bersifat terbatas, sehingga sejumlah kebijakan strategis tidak bisa diambil secara penuh.
Saat ini, jabatan Plt sekda diisi oleh Syahwan Effendi, kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sumenep. Dia ditunjuk Bupati Fauzi menggantikan pejabat sebelumnya yang memasuki masa pensiun.
Syahwan langsung menggelar rapat koordinasi perdana bersama kepala OPD pada Senin (1/9/2025), di mana dia menekankan pentingnya sinergi lintas perangkat daerah demi memperkuat pelayanan publik dan efektivitas birokrasi.
“Saya tidak tahu alasan bupati memilih saya sebagai Plt sekda. Yang jelas, saya akan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” kata Syahwan. (ara/waw)





