KABARMADURA.ID | SAMPANG-Memasuki musim penghujan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sampang menggalakkan aksi bersih-bersih, salah satunya di area bendungan Dam Baruh di Desa Baruh Kecamatan Sampang.
Kepala Dinas PUPR Sampang Moh. Zis, melalui Kabid Pengelolaan Sungai Indah Sri Wahyuni menuturkan, pada September 2023 lalu telah memasuki musim penghujan, di area Dam Baruh bagian hulu atau atas bertumpuk sampah yang dibawa oleh aliran air. Sampah tersebut mengakibatkan saluran irigasi dari Dam Baruh ke lahan pertanian warga tidak lancar.
Indah menyebut, rata-rata sampah yang bertumpuk itu berasal dari sampah rumah tangga, seperti popok bayi, plastik kresek, kemasan jajanan ringan dan botol bekas.
Sementara, dia menambahkan, Dam Baruh ini dibangun untuk mengairi lahan pertanian seluas 125 hektare.
“Manakala fungsi bangunan irigasi ini terganggu akibat sampah, akan terjadi penurunan layanan irigasi. Jadi kami laksanakan aksi bersih-bersih di area Dam Baruh ini,” tuturnya kepada Kabar Madura, Senin (11/12/2023).
Pembersihan pada area dam ini, kata Indah, agar tumpukan sampah yang ada tidak sampai menghambat aliran air di saluran irigasi untuk pertanian di wilayah tersebut.
Ke depannya, dia berharap adanya kerjasama dari masyarakat untuk bersama-sama lebih peduli terhadap kondisi kebersihan di kawasan irigasi tersebut.
“Caranya tidak membuang sampah dan secara rutin juga melakukan kerja bakti untuk menjaga kebersihan dan kelestariannya,” tukas Indah.
Pewarta: Subhan
Redaktur: Sule Sulaiman





