Dinsos Sampang Tekankan Peran Orang Tua Atasi Kekerasan Seksual Terhadap Anak

News52 views

KABAR MADURA | Dinas sosial (Dinsos) Sampang menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi dan membimbing anak-anaknya agar tidak menjadi korban atau pelaku kekerasan seksual.

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinsos Sampang Masruhah mengatakan, mayoritas kasus kekerasan seksual terhadap anak terjadi karena faktor lingkungan keluarga.

“Kurangnya perhatian orang tua terhadap anaknya menjadi faktor penting dalam kasus kekerasan seksual anak di bawah umur,” katanya, Senin (14/7/2025).

Masruhah mengungkapkan, fakta yang paling mengejutkan pada tahun 2024, mayoritas pelaku kekerasan seksual terhadap anak adalah keluarganya sendiri. Sedangkan pada kasus yang terjadi tahun ini, pelakunya dari orang kenalan korban.

“Banyak kasus akibat perceraian orang tua. Kemudian si anak dititipkan ke kakek dan neneknya. Karena kurangnya pantauan dan pengawasan dari orang tua, menjadi kesempatan bagi oknum untuk melakukan tindakan bejatnya,” ungkapnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Menurut Masruhah, pihaknya sudah melakukan rehabilitasi terhadap korban kekerasan seksual dengan semaksimal mungkin. Bahkan, di setiap kecamatan ada petugas khusus untuk menangani kasus tersebut.

Para petugas tersebut, kata Masruhah, melakukan pendampingan untuk kerahasiaan identitas hingga merawat mental korban, koordinasi dengan pihak kepolisian untuk memberikan efek jera terhadap pelaku.

“Saya berharap semua orang tua lebih peka dalam melakukan pengawasan dan memantau anak-anaknya dalam menggunakan handphone,” harapnya.

Untuk diketahui, jumlah korban kekerasan pada anak di bawah umur tahun 2024 sebanyak 28 kasus. Sementara untuk korban perempuan dewasa 8 kasus.

Sementara untuk tahun ini, terdapat 18 kasus kekerasan terhadap anak dan 7 korban perempuan dewasa. (yan/din)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *