KABAR MADURA | Enam atlet taekwondo asal Pamekasan diproyeksikan akan memperkuat kontingen Jawa Timur dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025. Kejuaraan tersebut dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang di Kudus, Jawa Tengah.
Sejak awal September, para atlet telah menjalani pemusatan latihan. Mereka kini fokus pada penguasaan strategi permainan sebagai persiapan menghadapi tryout dalam waktu dekat.
“Pemusatan latihannya dibagi menjadi dua tempat. Untuk kategori tarung dilakukan di Surabaya, sedangkan yang poomsae dipusatkan di Pamekasan,” jelas Pelatih Taekwondo Pamekasan Sudiyanto, Senin (8/9/2025).
Selain aspek teknik, para atlet juga ditempa melalui materi dasar, penguatan fisik, mental, hingga simulasi pertandingan. Mereka terpilih mewakili Jawa Timur melalui seleksi ketat berdasarkan rekam jejak prestasi di berbagai kejuaraan, mulai dari Porprov hingga PON sebelumnya.
“Tiga atlet sudah pernah tampil di PON, sedangkan tiga lainnya juara di Porprov,” tambah Sudiyanto.
Dia menegaskan, pihaknya mewaspadai kekuatan lawan dari daerah lain. Menurutnya, pengalaman bertanding lewat tryout akan sangat berpengaruh terhadap kesiapan mental atlet.
Sementara itu, Ketua KONI Pamekasan Djohan Susanto menyampaikan, pada PON Bela Diri 2025, cabang olahraga bela diri dari Pamekasan hanya diwakili oleh taekwondo.
“Semoga mereka selamat, bisa berprestasi, dan menjadi kebanggaan masyarakat Madura, khususnya Pamekasan,” harapnya.
Adapun enam atlet yang akan bertanding, yakni Zulfikar David Albariq, Mahesa Sagara Tegar Riadi, Raja Dewantara Putra, Aprila Dwi Rahayu, Ayu Septia Ningrum, dan Sekar Ayu Davina Oktavia. (nur/zul)





