KABAR MADURA | Melalui Fakultas Bahasa Asing (FBA), Universitas Bahaudin Mudhary Madura, atau UNIBA Madura, kini semakin mempertegas posisinya sebagai pusat pengembangan bahasa dan budaya internasional di wilayah Madura.
Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui program bergengsi International Internship 2025 ke Thailand. Program ini bukan sekadar magang biasa, melainkan ruang pembelajaran lintas budaya yang dirancang untuk memperluas wawasan global sekaligus membentuk profesionalisme mahasiswa di kancah internasional.
Dekan FBA UNIBA Madura, Lailiy Kurnia Ilahi, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari langkah strategis fakultas dalam mendorong internasionalisasi pendidikan.
“Program ini telah kami rintis sejak Maret 2024 dan akan berlangsung selama 60 hari, mulai 20 Mei hingga 11 Juli 2025. Mahasiswa tidak hanya magang, tetapi juga melakukan pengabdian masyarakat serta mendapatkan konversi SKS,” ujarnya.
FBA UNIBA Madura dikenal memiliki standar akademik tinggi dan seleksi ketat. Untuk mengikuti program ini, mahasiswa harus telah menempuh minimal 90 SKS (semester 5) dengan IPK minimal 3,75. Dari proses seleksi tersebut, hanya tiga mahasiswa terbaik yang terpilih mewakili kualitas unggulan yang dimiliki fakultas ini.
Keunggulan FBA UNIBA tidak hanya terletak pada kurikulum berbasis global, tetapi juga pada pendekatan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Program studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris yang dimiliki menjadi ujung tombak dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi bahasa, pemahaman lintas budaya, serta keterampilan komunikasi internasional.
Pihaknya menyebut program ini sebagai langkah nyata kampus dalam membangun jaringan akademik lintas negara. Mahasiswa harus terbiasa dengan isu global dan interaksi lintas budaya.
“FBA UNIBA telah membuktikan diri sebagai motor penggerak dalam menciptakan mahasiswa yang siap bersaing di dunia internasional,” tegasnya.
Tidak berhenti di situ, FBA UNIBA juga tengah merancang program pertukaran dosen dan budaya dengan berbagai institusi luar negeri. Langkah ini semakin memperkuat posisi UNIBA Madura sebagai kampus yang aktif menjalin kolaborasi global. (ara/waw)






