Gelar Bimtek, DP3AP2KB Pamekasan Tekankan Pentingnya Pelaporan Stunting Tertib Administrasi

Kesehatan51 views

KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis (Bimtek) aplikasi pelaporan stunting, Selasa (8/7/2025) di Hotel Cahaya Berlian.

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan kepala organisasi perangkat daerah (OPD), 13 camat, dan 14 OPD yang menangani stunting.

Mereka dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama melibatkan OPD terkait yang menangani stunting. Pada sesi kedua, diikuti beberapa OPD dan perwakilan 21 Puskesmas serta penyuluh keluarga berencana Pamekasan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Pamekasan Munapik menyampaikan, kegiatan tersebut diharapkan menjadi wahana meningkatkan kualitas pelaporan stunting melalui sistem yang tersedia.

Baca Juga:  Bocah 5 Tahun di Pamekasan Tewas Diserang Monyet

Kata Munapik, tertibnya administrasi pelaporan menjadi bagian penting dalam mengukur secara berkala. Yakni, terhadap kinerja berbagai pihak untuk bisa gerak cepat dalam menekan stunting.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Kerja keras dan kerja cerdas diperlukan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dan memperoleh keberhasilan optimal,” paparnya.

Ditegaskannya, sinergitas dan kerja sama adalah kunci utama untuk menekan angka stunting. Kerja sama yang baik berbagai elemen menjadi bagian yang signifikan untuk bisa menekan angka stunting.

“Pemerintah telah berupaya menekan stunting dari hulu yang dilakukan kepada calon pengantin melalui pendamping keluar, melaksanakan kegiatan advokasi program bangga kencana, dan beberapa langkah strategis lainnya,” imbuhnya.

Baca Juga:  Konflik Lahan Yayasan Pendidikan Milik Muhammadiyah Dilaporkan ke Polres Pamekasan

Dia menjelaskan, keterlibatan warga Pamekasan selain yang aktif di pemerintah sangat penting untuk terus disinergikan, karena penekanan stunting perlu gotong-royong berbagai pihak, supaya penekanan angkanya bisa terus terealisasi dengan maksimal demi masa depan generasi penerus Pamekasan.

“Jadi keberhasilan pencapaian apa pun juga bisa dibuktikan dengan pelaporan yang baik, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan validasinya,” imbuhnya. (rul/nam)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *