KABARMDURA.ID | Pelatih Madura United FC Mauricio Souza menegaskan, tidak mengambil pusing terkait keraguan publik terhadap peluang skuad Laskar Sape Kerrab sebagai penantang gelar. Bahkan, dirinya tidak mempercayai istilah “kehabisan bensin” pada putaran kedua.
Ketegasan statemen pelatih berkebangsaan Brasil ini diungkapkan saat dirinya mendapatkan pertanyaan di sesi konferensi pers pasca dipermalukan Persib Bandung 0-1, pada laga pertama putaran kedua yang berlangsung di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Rabu malam (1/11/2023).
Pertanyaan tersebut serasa mengulang memori pada musim 2017, 2018, 2019, dan musim kemarin, yang memperlihatkan tim berusia tujuh tahun ini selalu di papan atas pada putaran pertama. Namun pada paruh kedua, penampilan Fachruddin W. Aryanto dan kolega melempem.
“Kami harus ganti cerita itu. Putaran kedua, kami sering jatuh, saya tidak percaya sama cerita itu bahwa pada putaran kedua selalu bisa jatuh,” tegas Mauricio di hadapan awak media, Rabu (1/11/2023) malam.
Mantan juru taktik Falmengo Brasil ini meyakini, anak asuhnya akan bisa mengakhiri 34 laga dengan berada di empat besar. Sehingga, tim dengan kostum loreng merah putih ini dapat melaju ke fase perebutan gelar juara.
Meski hasil minor saat berlaga di hadapan publik sendiri terjadi pada 3 pertandingan kandang terakhir, dirinya meyakoni pertandingan putaran kedua baru berjalan satu pertandingan, sehingga menurutnya, belum saatnya menilai Madura United FC kehabisan bensin.
“Saya percaya kami bisa. Kami bisa berusaha dan mendapat suatu tempat di empat besar nanti. Apa yang terjadi di masa lalu, kami tidak bisa kontrol. Kami harus kontrol dari sekarang untuk ke depan,” tutup Mauricio.
Pewarta: Syahid Mujtahidy
Redaktur: Miftahul Arifin





