KABAR MADURA | Menjelang H-1 pencoblosan Pilkada 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep melaksanakan monitoring untuk memastikan kesiapan pemungutan suara di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS).
“Saat ini dilakukan monitoring kesiapan hari H pemungutan dan penghitungan suara untuk memastikan kembali, kesiapan akhir tahap pencoblosan yang akan dilaksanakan pada hari Rabu, 27 November,” kata Ketua KPU Sumenep Nurussyamsi (26/11/2024).
Dikatakan, sasaran monitoring dilakukan pada 27 kecamatan se-Sumenep. Targetnya, memastikan seluruh logistik siap dan lengkap, serta memastikan kesiapan pendirian TPS.
Kegiatan ini dilakukan oleh seluruh komisioner KPU Sumenep, termasu staf. Selain itu, pihaknya melibatkan Kejaksaan Negeri Sumenep.
Hasil dari monitoring, diakui Syamsi, semuanya sudah siap, bahkan logistik saat ini ada di 334 desa/kelurahan. Nantinya target akhir pada jam 23.59 sudah sampai di TPS. “Alhamdulillah hasil monitoring memuaskan, tinggal bagaimana nanti KPPS memakasimalkan di lapangan,” tegasnya.
Menurutnya, kebutuhan surat suara pilkada telah mencapai di atas 95 persen. Kemudian pemenuhan kotak suara juga telah mencapai lebih dari 95 persen. Adapun distribusi logistik hingga ke TPS masih berlangsung.
“Besok (hari ini, red) dipastikan 100 persen siap melaksanakan pencoblosan,” kata mantan aktivis PMII Komisariat Guluk-guluk ini.
Dia berharap, masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya pada 27 November. Dia juga berharap, masyarakat menjaga kondusivitas dan menghargai perbedaan pilihan dalam Pilkada 2024.
“Kami dari KPU Sumenep berharap masyarakat, datang ke TPS dengan situasi kerianggembiraan, menjaga situasi yang kondusif dan juga menghormati pilihan-pilihan yang berbeda dari masyarakat. Sehingga kita bisa menjaga situasi hari 27 November nantinya, pilkada kita berjalan dengan jujur dan adil dan juga berintegritas dan juga berlangsung dengan damai,” paparnya. (imd/ong)





