INKAI Sumenep Gelar UKT di Pantai Slopeng

Ragam28 views

KABAR MADURA | Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Cabang Sumenep tak ingin sekadar meluluskan atlet dari ujian kenaikan tingkat. Organisasi bela diri ini memilih cara berbeda: menggiring 180 karateka menjalani Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Semester II Tahun 2025 di atas pasir Pantai Slopeng. 

Bukan sekadar seremoni pengukuhan, latihan di alam terbuka itu menjadi simbol keseriusan INKAI dalam membangun fondasi fisik dan mental atlet sejak dini. 

Ketua INKAI Sumenep, Abd. Jamik, menegaskan bahwa pembinaan tidak boleh stagnan. Metode latihan harus terus berkembang agar atlet terbiasa menghadapi tekanan dan kondisi tak terduga. 

Baca Juga:  SDN Tlomar 2 Bangkalan Rusak Berat, Revitalisasi Menunggu Kepastian Pemerintah Pusat

“Ini bukan hanya ujian kenaikan sabuk. Ini bagian dari pembentukan karakter dan kesiapan bertanding,” tegasnya. 

Menurut Jamik, berlatih di atas pasir bukan perkara mudah. Setiap langkah terasa lebih berat, setiap kuda-kuda diuji keseimbangannya. Namun justru dari situ kekuatan otot, daya tahan, dan fokus mental ditempa. 

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Kalau di pasir saja mereka bisa stabil dan kuat, maka di arena pertandingan mereka harus lebih siap,” ujarnya. 

Dia menekankan, tantangan ke depan semakin kompetitif. Kejuaraan tingkat daerah hingga nasional menuntut atlet yang tidak hanya piawai secara teknik, tetapi juga memiliki mental tangguh dan disiplin tinggi. 

Baca Juga:  Cahaya Kembali di Bumi Madura! Presiden Klub Puji Kebangkitan Madura United usai Tekuk Persik

Dia juga mengatakan, paguyubannya ingin mencetak karateka yang bukan sekadar peserta lomba, melainkan petarung yang siap membawa nama daerah ke level lebih tinggi. 

“Kami tidak ingin atlet setengah matang. Ketika dikirim ke kejuaraan, mereka harus benar-benar siap,” tandasnya. (ara/waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *