Jelang Ramadan, Pemkab Sumenep Diminta Bersiap Tertibkan PKL

News58 views

KABAR MADURA | Ketua Komisi II DPRD Sumenep Faisal Muhlis mengingatkan pemerintah setempat agar bersiap menertibkan pedagang kaki lima (PKL) jelang Ramadan. Sebab, jika tidak ditertibkan sejak dini, dimungkinkan para PKL tersebut akan rebutan tempat jualan.

“Saatnya mempersiapkan petugas untuk penertiban PKL dari sejak dini,” kata, Senin (24/2/2025).

Dia berkaca pada tahun sebelumnya, cukup banyak PKL yang menempati area terlarang, seperti di pinggir jalan area Taman Bunga. Kemudian, di area Taman Tajamara Sumenep. “OPD teknis perlu gerak cepat dalam hal ini,” tegas dia.

Selain itu, pengawasan terhadap PKL yang diperkirakan bakal ramai saat Ramadan, juga perlu dipersiapkan. Langkah antisipasi harus disiapkan sebelum keberadaan para PKL mengganggu ketertiban umum. 

Baca Juga:  Strategi Memaksa untuk Mengingat melalui Takbir Kolektif: Refleksi Kultural IBS PKMKK dalam Menumbuhkan Kesadaran Spiritual

Selain penataan PKL, OPD teknis juga diminta rutin menggelar pemeriksaan makanan dan minuman yang dijual pedagang selama Ramadan.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Langkah ini, untuk mengantisipasi beredarnya makanan dan minuman yang mengandung zat kimia berbahaya. 

“Jika masih membandel, sanksi tegas perlu diterapkan. Sehingga, masyarakat dalam mengkonsumsi makanan dan minuman untuk berbuka puasa juga terjamin,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Dinkop UKM dan Perindag) Kabupaten Sumenep Moh. Ramli mengaku, akan gerak cepat melakukan penertiban PKL jelang Ramadan.

Baca Juga:  Wujudkan Amanah Wakil Presiden RI, Ketua Majelis Tangga Seribu Salurkan Santunan untuk Anak Yatim-Duafa

Pihaknya memastikan akan bekerjasama dengan Satpol PP Sumenep untuk melakukan penertiban para PKL

Adapun fokus wilayah yang akan dilakukan penataan maupun penertiban, yakni di area Taman Bunga Sumenep, di Taman Tajamara, termasuk pada wilayah lainnya, utamanya di area Kota Sumenep.

“Sedang kami rapatkan, sebentar lagi akan ditertibkan, termasuk pengawasan makanan yang berbahaya akan dilakukan pengawasan pula,” ujarnya. (imd/din)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *