KABAR MADURA | Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Sampang Zaiful Muqaddas enggan membeberkan mengenai program pengadaan bantuan sarung lebaran yang akan dibagikan kepada masyarakat.
Saat Kabar Madura mengkonfirmasi, Saiful Muqoddas tidak berani membeberkan jumlah anggaran yang akan digunakan untuk pengadaan sarung lebaran tahun ini. Dirinya berdalih tidak berani membuka informasi tanpa izin dari Bupati Sampang.
“Mohon maaf, kalau tidak ada izin, jadi bahaya ke saya juga. Meskipun 50 ribu sarung itu akan habis,” katanya, Selasa (11/3/2025).
Menurutnya, membuka informasi anggaran hanya akan membuat gaduh. Sebab, akan ada banyak pihak-pihak yang memperebutkan untuk menjadi penyelenggara pengadaan barang dan jasa yang sifatnya sangat sensitif. “Proses lelangnya masih belum di mulai,” ujarnya.
Untuk diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun Harian Pagi Kabar Madura melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Sekretariat Daerah Kabupaten Sampang tahun 2025, belanja barang untuk dijual/diserahkan kepada masyarakat dianggarkan Rp1.667.038.000.
Anggaran itu, meliputi pengadaan sarung premium, sarung biasa, sapi Limousin, Kambing, seragam MTQ, sapi potong, Al-quran dan seragam MTQ.
Sayangnya, pihak Kesra Setkab Sampang terkesan enggan membeberkan lebih lanjut terkait pengadaan untuk bantuan sarung lebaran tersebut.
Bahkan, proses penunjukan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa hingga kini tidak ada di laman LPSE Kabupaten Sampang. Sedangkan program pengadaan sarung tersebut semestinya terdistribusi sebelum lebaran. (KM91/sub/din)





