KABAR MADURA | Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan menyebutkan potensi keberangkatan calon jemaah haji (CJH) pada 2024 sebanyak tiga kloter, namun rekrutmen petugas hajinya saat ini hanya mencakup keberangkatan dua kloter.
“Karena disesuaikan dengan kuota yang diberikan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jawa Timur (Jatim),” Kepala Kemenag Pamekasan Mawardi, saat dihubungi Kabar Madura, Kamis (11/1/2024).
Menurutnya, rekrutmen petugas haji yang akan diberangkatkan tahun ini sudah terjaring; 62 orang ikut seleksi pada tahap pertama di Kantor Kemenag Pamekasan.
Mereka dari unsur aparatur sipil negara (ASN) dilingkungan Kemenag Pamekasan. Ada yang dari unsur umum, tetapi sejauh ini masih belum ada hasil yang diumumkan secara pasti dari tes terakhir di Kanwil Kemenag Jatim.
“Jadi seleksi petugas haji dan ketua kloter itu bersamaan. Tinggal pengumuman, kabarnya ditunda pada 22 Januari,” paparnya.
Mawardi menuturkan, jumlah CJH yang akan berangkat pada 2024 sebanyak 1.425 orang dengan potensi keberangkatan tiga kloter, namun petugas haji hanya dirancang bertugas di dua kloter.
Terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umrah Kemenag Pamekasan Abdul Halim menyampaikan, teknis tes petugas haji yang akan diberangkatkan pada 2024 dilakukan sebanyak dua kali, pertama seleksi tingkat kabupaten dengan menggunakan mekanisme computer assisted test (CAT).
“Sedangkan untuk seleksi di kanwil menggunakan 2 cara, pertama dengan CAT, kemudian yang kedua dengan seleksi melalui wawancara,“ terang alumnus Pascasarjana IAIN Madura itu.
Menurut Halim, tidak semua peserta yang tes di tingkat kabupaten mengikuti tes di kanwil; hanya 4 orang untuk ketua kloter dan akan diambil dua orang, dan 6 orang pembimbing kloter yang akan diambil 4 orang.
“Biasanya kepastian kloter itu ketika sudah ada pelunasan tahap pertama dan tahap kedua. Apakah hanya satu kloter atau dua kloter atau tiga kloter, mungkin nanti akan diambil dari yang terseleksi berdasarkan ranking nilai dari peserta tes, untuk kekurangan petugas hajinya,” imbuhnya.
Pewarta: Khoyrul Umam Syarif
Redaktur: Hairul Anam





