KABAR MADURA | Pengerjaan rehabilitasi terminal Arya Wiraraja Sumenep telah tuntas. Luasnya bertambah, yang semula 8000 m², kini menjadi 11.000 m². Rupanya, perluasan area terminal membuat petugas kebingungan untuk melakukan penertiban.
“Kami butuh penambahan personel untuk menertibkan di lapangan. Selain itu, karena aturannya semakin ketat,” kata Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Arya Wiraraja Sumenep Handoko Imam Hanafi, Rabu (29/1/2025).
Handoko mengungkapkan, biasanya pengantar penumpang bisa masuk ke dalam terminal, sekarang sudah tidak diperbolehkan. Mereka hanya dapat duduk di ruang tunggu paling luar.
“Saat ini tidak boleh ikut. Makanya kami butuh tambahan petugas untuk menertibkan itu, termasuk petugas bersih-bersih masih kurang,” paparnya.
Saat ini hanya ada 10 petugas, yakni 3 orang petugas kebersihan, 7 orang lainnya berada di lapangan mengatur keluar masuknya bus serta menertibkan para penumpang. “Kami butuh 20 orang petugas lagi, utamanya petugas kebersihan,,” ucap Handoko.
Handoko mengaku, saat ini telah mengusulkan penambahan 20 petugas. Kendati tahun lalu dirinya mengajukan penambahan petugas, namun sampai ini tidak ada penambahan. “Makanya kami akan ajukan lagi,” tegas dia.
Diketahui, setelah dilakukan rehabilitasi, terminal ini dilengkapi dengan fasilitas modern yang dapat menampung sekitar 1.000 penumpang. Terminal ini dibagi menjadi tiga zona untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penggunanya.
Pertama zona komersil, diperuntukkan bagi pengantar dan penumpang. Kedua, zona tiket, di mana penumpang dapat langsung membeli tiket sesuai dengan rute yang dituju. Ketiga, zona penumpang, yang merupakan area steril hanya untuk penumpang. (imd/din)





