KABAR MADURA | Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pamekasan berjanji akan mengajukan bonus bagi para atlet berprestasi yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) 2025.
Bonus yang dijanjikan mulai dari Rp20 juta bagi atlet peraih perak, hingga Rp30 juta bagi atlet peraih medali emas.
Ketua KONI Pamekasan Djohan Susanto menjelaskan, pengajuan bonus tersebut merupakan bagian support pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan olahraga di Pamekasan.
Besaran bonus tersebut disesuaikan dengan raihan prestasi dari masing-masing atlet atau cabang olahraga (cabor).
“Pasti akan saya ajukan bonus bagi para atlet peraih medali kepada bupati,” katanya, Kamis (27/3/2025).
Pemberian bonus bagi atlet berprestasi bukan hal baru di Pamekasan. Menurut Djohan, pada Porprov Jatim sebelumnya, sejak 2019 hingga 2023, pemerintah daerah selalu memberikan apresiasi dalam bentuk bonus kepada atlet.
Pemberian bonus memang sudah sepantasnya dilakukan oleh pemerintah daerah. Sebab, proses untuk mendapatkan juara tidaklah mudah.
“Kami akan upayakan semaksimal mungkin, bulan April mendatang sudah diajukan. Apalagi, bupati kita sudah berpengalaman dalam pemberian bonus kepada atlet kita,” tambahnya.
Pada ajang Porprov Jatim 2025, Djohan optimis bahwa atlet olahraga asuhannya bisa menyumbangkan empat medali emas kepada pemerintah daerah dari berbagai cabor, terutama pada cabor Taekwondo, Muay Thai dan Karate.
Djohan menegaskan, pihaknya telah melakukan beberapa langkah strategis dalam meningkatkan kualitas atlet, seperti pelatihan dan pendampingan, rekomendasi untuk mengikuti perlombaan dan sejenisnya.
“Ada tiga cabor yang menjadi andalan. Sebab, pada Porprov Jatim sebulannya, cabor tersebut menjadi penyumbang medalinya,” pungkasnya. (km62/din)





