KABAR MADURA | Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Pamekasan Hariyanto Rahmansyah Tri Arif akhirnya buka suara terkait terhentinya distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Murtajih 1, Kecamatan Pademawu, sejak Senin (20/4/2026).
Hariyanto menjelaskan, penghentian distribusi MBG di SDN Murtajih 1 itu bersifat sementara. Hal ini disebabkan dapur penyedia, yakni Yayasan Al-Bukhori Murtajih, masih mengalami kendala pada pencairan dana operasional dari BGN.
“Jadi dengan adanya itu, penerima manfaat harus menunggu dapur tersebut beroperasional kembali,” jelasnya usai rapat koordinasi dengan Satgas MBG Pamekasan, Jumat (24/4/2026).
Lebih lanjut, Hariyanto juga mengungkapkan bahwa di Pamekasan terdapat dua SPPG yang saat ini di-suspend, yakni SPPG Buddagan dan SPPG Murtajih 2, Kecamatan Pademawu.
“Kalau yang itu beda persoalan. Kalau yang SPPG Pamekasan Pademawu Murtajih 1 itu adalah dana yang tidak cair dari BGN,” ungkapnya.
Namun, dia menambahkan, pihaknya tidak mengetahui secara rinci penyebab belum cairnya dana tersebut karena menjadi kewenangan pemerintah pusat.
“Kalau hal spesifikasinya kami tidak tahu, yang tahu adalah BGN,” tukasnya.
Sebelumnya, berdasarkan surat resmi dari SPPG Yayasan Al-Bukhori Murtajih tertanggal 20 April 2026, penghentian sementara distribusi MBG juga disebut disebabkan oleh kendala administratif.
Dalam surat bernomor 013/SPPG.ALBM/IV/2026 tersebut dijelaskan bahwa penyaluran MBG kepada seluruh kelompok penerima manfaat di bawah naungan yayasan dihentikan sejak Senin (20/4/2026).
“Keputusan ini terpaksa kami ambil karena adanya kendala administratif. Kami belum dapat memastikan kapan program distribusi MBG dapat dilanjutkan kembali. Namun, kami mengupayakan semaksimal mungkin agar program ini berjalan kembali secepatnya,” demikian isi surat yang ditandatangani Kepala SPPG Yayasan Al-Bukhori Murtajih, Anwar Ibrahim. (nur/zul)





