Lisya, Remaja Pamekasan Inspirasi Masyarakat Inklusi

News39 views

Kesuksesan program pendampingan dan pemberdayaan ibu-ibu nasabah BTPN Syariah terletak di tangan para Community Officer (CO) atau petugas lapangan. Sebab, nasabah dibina dan didampingi sejak awal proses, hingga ibu-ibu yaitu nasabah mencapai setiap mimpinya. Community Officer berperan sebagai role model dalam membangun empat karakter unggul nasabah yaitu Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS). Tugas Community Officer medampingi kurang lebih 40 sentra nasabah, masing-masing terdiri dari 10-20 nasabah.

Lisya, salah satu remaja asal Kabupaten Pamekasan yang saat ini tengah meniti karier sebagai Community Officer di BTPN Syariah, di mana profesi yang dipilihnya, sesuai dengan karakter dirinya. Sebuah pekerjaan penting yang bernilai positif. Menurut perempuan yang sudah melayani masyarakat inklusi sejak 2021 ini, pekerjaannya dapat memberi warna dihidupnya dan makna yang nyata dengan memberikan kesempatan ibu-ibu Indonesia agar semakin berdaya dan mewujudkan kehidupan yang lebih berarti.

“Saya bersyukur melihat nasabah berjuang dari nol tumbuh dan sukses seperti sekarang. Bagi saya, hal itu sebuah kebahagiaan yang tidak ternilai. Saya menjadi bankir yang memberdayakan masyarakat inklusi untuk mewujudkan mimpi-mimpi nasabah,” ungkap Lisya dalam media briefing di Kabupaten Pamekasan, Kamis (17/7/2025).

Lisya mendampingi ibu-ibu nasabah melalui kumpulan atau Pertemuan Rutin Sentra (PRS). Agenda rutin setiap dua minggu sekali itu juga menjadi momen Lisya menanamkan sikap BDKS kepada ibu-ibu nasabah agar berani belajar menerima tantangan dan selalu disiplin menjalani hidup, baik untuk membangun usaha, dan urusan pribadi.

Pekerjaan mulia Lisya didukung sepenuhnya oleh orang tua. Ibu dari Lisya, Siti Aisyah mengaku bahagia dengan sang anak yang sudah mendapatkan pekerjaan di bank atau sebagai bankir saat ini. “Saya senang anak saya dapat bekerja di bank seperti sekarang. Saya seperti percaya tidak percaya bahwa anak saya bisa seperti ini, saya sangat bangga,” ucap Siti.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Dari segi kepribadian, sambung Siti, sang anak lebih bertumbuh setelah menjadi Community Officer di BTPN Syariah. Menurutnya, Lisya lebih pandai dan berani untuk berbicara di depan publik. “Selain itu, Lisya juga sekarang lebih mandiri dan bertanggung jawab. Saya rasa semua ini karena pengalaman Lisya bekerja sebagai Community Officer di BTPN Syariah,” ujar Siti.

Tak hanya itu, dengan pekerjaannya sebagai Community Officer di BTPN Syariah, Lisya juga membantu perekonomian keluarga. “Lisya sekarang sudah memiliki penghasilan sendiri, sehingga bisa ikut menopang kebutuhan keluarga,” tutur Siti.

Bukan hanya berdampak untuk diri sendiri dan keluarga, Siti juga terharu melihat pekerjaan sang anak yang memberikan manfaat bagi ibu-ibu nasabah melalui pendampingan yang dilakukan setiap kumpulan dua minggu sekali.

Lisya juga mendapatkan dukungan penuh dari sang ayah, Abdul Rahman. Tak hanya bangga karena Lisya bekerja sebagai bankir di BTPN Syariah, Abdul juga terharu melihat sang anak bermanfaat dan membawa kebaikan bagi warga sekitar melalui pekerjaannya sebagai Community Officer.

“Saya senang anak saya sudah bekerja sebagai bankir di BTPN Syariah sekaligus menebar kebaikan dengan memberdayakan langsung ibu-ibu nasabah inklusi di Pamekasan. Saya berdoa semoga anak saya dapat lebih sukses lagi ke depannya dan saya selalu pesan kepada Lisya untuk selalu sopan dalam melayani nasabah, semangat, dan taat dengan prosedur,” ungkap Abdul.

Sementara, Kepala Pembiayaan Area Madura BTPN Syariah Rahmi Ramadhani menegaskan bahwa peran Community Officer krusial dalam menjangkau dan mendampingi ibu-ibu prasejahtera produktif. Menurutnya, Community Officer bukan hanya sekadar petugas lapangan, tetapi juga sosok yang dipercaya dan diandalkan oleh Bank dalam proses pemberdayaan.

“Community Officer adalah garda terdepan BTPN Syariah dalam mendampingi ibu-ibu nasabah inklusi. Mereka tidak hanya memberikan layanan perbankan, tetapi juga hadir secara konsisten dua minggu sekali untuk membangun perilaku unggul BDKS dan mendorong nasabah agar berani bertumbuh. Lisya adalah contoh nyata anak muda yang memilih peran mulia dan berdampak. Kami bangga melihat Community Officer seperti Lisya menjadi inspirasi dan andalan masyarakat di Pamekasan,” ujar Rahmi.

Corporate & Marketing Communication Head BTPN Syariah Ainul Yaqin menambahkan bahwa BTPN Syariah merupakan satu-satunya bank syariah yang fokus memberdayakan masyarakat inklus yang memberikan akses keuangan dengan menyediakan layanan perbankan yang tepat sesuai kebutuhan masyarakat, dan juga akses pengetahuan dengan memberikan program pemberdayaan yang berguna untuk mengembangkan usaha dan mencapai kehidupan yang lebih berarti.

“Bahwa program pemberdayaan BTPN Syariah itu menciptakan Community Officer sebagai role model dan pendamping bagi ibu-ibu nasabah. Keteladanan Community Officer ini adalah cara untuk membawa perubahan perilaku kepada nasabah yang kami layani. BTPN Syariah membuka kesempatan bagi putri daerah untuk menjadi karyawan Bank dengan paket komplet, dan berbagai benefit, mulai dari tempat tinggal, transportasi, dan benefit yang bersaing lainnya untuk menunjang pekerjaan Community Officer,” jelas Ain, sapaan akrab Ainul Yaqin.

Sebagai informasi, jumlah Community Officer di Kabupaten Pamekasan sekitar 22 dan telah melayani lebih dari 6.313 ribu nasabah yang seluruhnya adalah ibu-ibu, dengan pembiayaan yang tersalurkan lebih dari Rp27 miliar per kuartal I 2025. Pembiayaan yang tersalurkan ini tak lepas dari peran para Community Officer yang telah membuka akses yang lebih luas lagi bagi masyarakat inklusi di Indonesia berupa akses keuangan dan pengetahuan untuk mewujudkan hidup yang lebih berarti.

Kualifikasi dan Benefit Menjadi Community Officer

Bagi perempuan-perempuan muda yang siap berpetualang ke pelosok-pelosok Indonesia menjadi #bankirpemberdaya, membantu dan mendampingi ibu-ibu secara langsung sekaligus meniti karir di dunia perbankan, seperti Lisya, BTPN Syariah membuka kesempatan karir sebagai Community Officer dengan kualifikasi, sebagai berikut:

  • Perempuan, usia 18-33 tahun
  • Pendidikan minimal SMA/sederajat
  • Senang berpetualang
  • Bisa mengendarai sepeda motor (manual)
  • Mempunyai SIM C

Benefit dan Fasilitas Lowongan Kerja BTPN Syariah

  • Pendapatan Tetap & 2x THR
  • Jaminan kesehatan lengkap (BPJS, asuransi rawat inap)
  • Fasilitas tempat tinggal dan kendaraan kerja
  • Pelatihan dan pengembangan diri
  • Kesempatan beasiswa S1

Gambaran Pekerjaan

  • Berpetualang ke pelosok daerahmu untuk sosialisasikan produk pembiayaan modal kerja atau usaha berbasis syariah
  • Ajak ibu-ibu yang punya niat mulai atau membesarkan usahanya untuk jadi Nasabah BTPN Syariah
  • Mendampingi dan menjalin hubungan baik dengan nasabah
  • Datang ke kelompok pertemuan rutin nasabah untuk menjalankan fungsi sebagai bankir

Bagi kalian yang ingin bergabung dapat mendaftarnya melalui : https://bit.ly/RegistrasiCO dan isi data yang diperlukan dengan benar.

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *