KABAR MADURA | Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan Majelis Sholawat Tangga Seribu untuk menebar kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama. Hal itu, ditandai dengan menyembelih empat ekor sapi jumbo dengan total bobot lebih dari tiga ton serta delapan ekor kambing.
Daging kurban kemudian dikemas menjadi ribuan paket dan dibagikan kepada jamaah, keluarga besar majelis, serta masyarakat yang berhak menerima di sekitar lingkungan kegiatan.
Ketua Majelis Sholawat Tangga Seribu, Andi Ali Syahbana, menyampaikan, ibadah kurban memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar penyembelihan hewan.
Menurutnya, Iduladha menjadi momen penting untuk menumbuhkan rasa ikhlas sekaligus memperkuat solidaritas sosial.
“Setiap orang yang diberi kemampuan dan kelapangan rezeki sudah sepatutnya memanfaatkan momentum Idul Adha untuk berkurban. Ini bukan hanya soal menyembelih hewan, tetapi bagaimana kita belajar berbagi dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama,” ujar Andi, Kamis (28/5/2026).
Dia menjelaskan, pelaksanaan kurban tersebut diprioritaskan bagi keluarga besar dan seluruh anggota Majelis Sholawat Tangga Seribu sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya mempererat hubungan antarsesama jamaah.
“Kurban ini kami niatkan untuk keluarga besar dan jamaah majelis. Dengan harapan, daging kurban bisa dirasakan manfaatnya secara merata, sekaligus menjadi penguat ukhuwah dan solidaritas antar anggota,” katanya.
Andi menambahkan, Majelis Sholawat Tangga Seribu tidak hanya fokus pada kegiatan keagamaan, tetapi juga terus berupaya menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan kemanusiaan dan sosial keagamaan.
Dia berharap, nilai-nilai pengorbanan dan keikhlasan yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS dapat menjadi inspirasi bagi seluruh jamaah dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kurban ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai keteladanan Nabi Ibrahim AS kepada jamaah, tentang keikhlasan, pengorbanan, dan ketaatan. Semoga apa yang kami lakukan ini membawa keberkahan bagi semua,” tandasnya. (Rul)





