KABAR MADURA | Mendekati akhir 2024, pengerjaan drainase terus digenjot agar tidak melibas deadline. Namun, hingga pertengahan triwulan keempat, hanya tiga paket drainase yang pengerjaannya sudah 100 persen. Padahal, terdapat 14 paket yang harus diselesaikan sebelum tutup tahun.
Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Sistem Drainase Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan Khairil Anwar mengatakan, tiga lokasi yang sudah terealisasi 100 persen itu berlokasi di Blumbungan, Galis, dan Pademawu.
“Saat ini hujannya rata-rata malam hari, jadi tidak berpengaruh ke proses pengerjaannya (drainase),” terang Khairil, Minggu (10/11/2024).
Disebutkan, sisa paket lainnya telah menunjukkan progres yang signifikan. Sehingga, pihaknya meyakini penyelesaiannya tidak akan sampai melibas deadline, saat ini rata-rata sudah melebihi dari 50 persen, yakni berkisar 68 hingga 74 persen.
“Ada satu paket yang memang baru dikontrak awal November. Karena saat itu masih menunggu pengesahan P-APBD. Tapi sekarang sudah terkontrak semua,” tambahnya.
Tahun ini, lanjut Khairil, belasan paket drainase itu terdiri dari paket rehabilitasi dan paket pengerjaan atau pembangunan drainase baru. Rinciannya, dua paket rehabilitasi drainase, yakni di Jalan Kesehatan, Kelurahan Barurambat Kota dan di Jalan Sersan Mesrul, Kelurahan Gladak Anyar. Sementara sisa paket lainnya merupakan pengerjaan atau pembangunan drainase baru.
“Untuk ukurannya itu beragam setiap paket. Karena masing-masing paket nilai kontraknya beragam, beda-beda,” tutupnya. (nur/zul)





