KABAR MADURA | Memasuki musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan mulai memberikan peringatan mengenai potensi bencana yang bisa terjadi di daerah rawan.
Plt. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pamekasan Akhmad Dofir Rosidi mengatakan, terdapat beberapa potensi bencana yang bisa terjadi saat musim hujan, di antaranya banjir, angin puting beliung, longsor, dan cuaca ekstrem. Utamanya saat puncak musim hujan tiba.
“Berdasarkan kajian, wilayah perkotaan potensi banjir, longsor wilayah Pantura. Angin puting beliung biasanya di beberapa daerah selatan,” ungkapnya, Senin (21/10/2024).
Dia menegaskan, pihaknya memang belum melakukan persiapan khusus untuk penanggulangan bencana saat musim hujan. Namun, dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan konsolidasi lebih lanjut terkait rencana penanggulangan bencana, mulai dari pendirian posko kebencanaan, kelengkapan sarana dan prasarana (sarpras) siaga darurat, rencana operasi, dan lainnya.
Menurutnya, meski saat ini mulai turun hujan di beberapa wilayah di Pamekasan, tidak menimbulkan potensi bencana yang cukup signifikan. Kendati demikian, Dofir berharap, masyarakat bisa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.
“Persiapan khusus memang belum, karena berdasarkan info dari BMKG, awal musim penghujan akhir November. Bahkan, saat ini masih ada beberapa wilayah yang mengajukan pasokan air bersih,” tukasnya. (nur/zul)





