KABAR MADURA | Sebanyak enam mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah UIN Madura berhasil menyelesaikan studi melalui jalur nonskripsi. Capaian itu sekaligus menegaskan konsistensi Millenial Research Community (MRC), sebuah komunitas kepenulisan yang dibentuk oleh alumni Ekonomi Syariah, dalam mendampingi dan mengembangkan potensi akademik mahasiswa, khususnya di bidang riset dan penulisan ilmiah.
Kelulusan jalur nonskripsi ini ditempuh melalui publikasi karya ilmiah yang terbit di jurnal nasional dan masa studi 3,5 tahun. Keenam mahasiswa itu Muhammad Zainur Rahman Afandi, Anilna Syafiqoh, Khayrus Sabiqin Z.A, Iga Mawarni, Dian Permatas Sari, Deviana Iswahyuni, dinilai memenuhi syarat akademik yang telah ditetapkan kampus, baik dari segi kualitas tulisan, metodologi penelitian, maupun kontribusi keilmuan.
Perwakilan MRC Mohammad Imron menyampaikan, tujuan pembentukan MRC bukan hanya untuk mempermudah mahasiswa lulus tanpa skripsi, melainkan untuk memberikan pembekalan akademik yang berharga.
“Karya tulis ilmiah sangat penting dalam kehidupan akademik kampus. Dengan bimbingan ini, kami ingin mahasiswa Ekonomi Syariah terbiasa dengan proses penelitian dan mampu menghasilkan karya yang bermanfaat, ” ujarnya, Sabtu (20/12/2025).
Muhammad Zainur Rahman Afandi, salah satu mahasiswa yang lulus jalur nonskripsi, mengaku bersyukur dapat menyelesaikan studi dengan jalur tersebut. Menurutnya, pendampingan MRC sangat membantu dalam memahami teknis penulisan ilmiah dan proses publikasi yang sebelumnya dianggap rumit.
“Saya juga bersyukur karena saya dapat menjadi bagian dari komunitas ini. Dari sini, saya juga sadar bahwa tempat yang positif dapat mengarahkan kepada hasil yang positif,” tuturnya.
Pencapaian ini juga menjadi bukti bahwa jalur nonskripsi bukan sekadar alternatif, melainkan jalur akademik yang menuntut keseriusan, konsistensi, dan kualitas intelektual. MRC berharap keberhasilan enam mahasiswa ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk aktif menulis dan berkontribusi dalam pengembangan keilmuan di Prodi Ekonomi Syariah UIN Madura.
Sementara itu, salah satu mentor pendamping penulisan di MRC, Muhammad Isbad Addainuri, menyebut bahwa kelulusan jalur nonskripsi membutuhkan komitmen dan kedisiplinan tinggi dari mahasiswa.
“Jalur non skripsi bukan jalan pintas. Mahasiswa harus konsisten menulis, siap direvisi berkali-kali, dan terbuka terhadap kritik. Kami di MRC hanya memfasilitasi dan mendampingi agar kualitas tulisan mereka benar-benar layak terbit,” jelasnya. (nur/zul)





