PAD GOR Nyalaran Pamekasan Gagal Lampaui Target, Hanya Raup Rp7 Jutaan Setahun

News55 views

KABAR MADURA | Pendapatan asli daerah (PAD) fasilitas gedung olahraga (GOR) Sahabat atau yang biasa disebut GOR Nyalaran tidak mencapai target. Pada tahun 2024, PAD dari GOR tersebut hanya di angka 63,54 persen dari target Rp12 juta.

Sekretaris Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan Salehoddin mengatakan, PAD yang berhasil dikumpulkan di GOR Nyalaran senilai Rp7.624.800. Tidak tercapainya target itu disebabkan penyewa atau pengguna gedung mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Sehingga hal itu berpengaruh terhadap capaian PAD.

“Meski GOR Nyalaran ini sering digunakan untuk futsal. Tapi, sekarang banyak lapangan baru, utamanya lapangan futsal. Jadi masyarakat memiliki banyak opsi untuk menggunakan lapangan futsal,” jelasnya, Kamis (16/1/2025).

Baca Juga:  Pamekasan Matangkan Wisata Halal, Siapkan Regulasi dan Roadmap Menuju Gerbang Wisata Halal Madura

Kendati di tahun 2024 tidak capai target, pihaknya meyakini PAD 2025 di GOR Nyalaran bisa terpenuhi. Pasalnya, sudah ada beberapa sarana dan prasarana (sarpras) tambahan yang siap dioperasionalkan tahun ini, yakni lapangan voli pantai dan memanah. Penambahan sarpras itu diharapkan bisa mengundang minat masyarakat untuk memanfaatkan GOR Nyalaran.

“Nanti untuk retribusinya dipisah tersendiri. Sekarang masih proses pengajuan,” katanya kepada Kabar Madura.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Secara umum, lanjut Salehoddin, capaian PAD di fasilitas olahraga lainnya rata-rata sudah mencapai target. Di antaranya di lapangan tenis Arek Lancor yang mencapai Rp16.510.000 dari target Rp10 juta. Sementara di GOR Teja atau GOR M. Tabrani tercapai Rp20.015.000 dari target Rp11 juta.

Baca Juga:  Ekowisata Mangrove Pamekasan Makan Korban, Ternyata Sudah Tidak Kebagian Anggaran Pemeliharaan

“Kalau yang stadion (SGMRP) memang masih jauh dari target, karena selama proses rehab tidak bisa dioperasikan. Untuk target dan retribusi, sejauh ini belum ada perubahan,” tutupnya.(nur/din).

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *