KABAR MADURA | Lantaran terdampak efisiensi anggaran, pendampingan industri kecil dan menengah (IKM) olehi Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang tidak dilaksanakan. Pendampingan itu terkait penerapan standarisasi produk IKM.
Penyuluh Perindustrian Perdagangan Diskopindag Sampang Moh. Irwan Ferdiawan menyampaikan, program tersebut awalnya telah masuk dalam rencananya, namun akhirnya tidak kebagian anggaran.
“Anggaran yang disiapkan untuk pendampingan IKM sebesar Rp15 juta, namun dipangkas karena terdampak efisiensi ini,” ucapnya
Meskipun begitu, pelaku IKM didorong untuk terus meningkatkan kualitas produk mereka secara mandiri, sehingga mampu bersaing dengan produk lainnya. Namun, Diskopindag Sampang memastikan tetap medukung IKM tidak hanya pada aspek pemasaran, tapi juga pengembangan proses produksi dan pengemasan agar produk IKM dapat lebih berkualitas dan memiliki nilai jual tinggi.
“Pemerintah telah membangun rumah kemasan yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku IKM di Kabupaten Sampang, namun masih butuh penyempurnaan,” tandasnya. (km90/sub/waw)





