Penerima BLT DBHCHT Pamekasan Dikurangi 1.000 Orang

News150 views

KABAR MADURA | Bantuan langsung tunai (BLT) dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) Pamekasan tahun 2024 tidak terserap 100 persen. Salah satunya karena ada 95 orang tidak mencairkan bantuan tersebut. Dengan begitu, sisanya masuk pada silpa anggaran 2024.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan Herman Hidayat Santoso menyampaikan,  total anggaran BLT DBHCHT 2024 sebesar Rp15.916.288.000. Sasaran penerimanya sekitar 23 ribu orang, terdiri dari buruh pabrik dan buruh tani tembakau.  Jika diakumulasi, jatah bantuan untuk 95 orang yang tidak diambil itu senilai Rp57 juta.

“Tidak terserapnya BKT itu rata-rata meninggal dan tidak ada ahli waris, kemudian yang bersangkutan tinggal di luar kota sampai batas terakhir dia tidak ada, makanya tidak dicairkan dan dikembalikan lagi ke kas daerah,” paparnya, Selasa (14/1/2024).

Sedangkan progress BLT di 2025 belum ada perkembangan, tetapi anggarannya dipastikan lebih sedikit, sehingga akan berdampak pengurangan target penerima. Anggarannya memang berkurang Rp600 juta.

Dari pengurangan jatah anggaran BLT DBHCHT sebesar Rp600 ribu, estimasi pengurangan target penerima sekitar 1.000 orang.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Jadi sekarang masih dalam proses administrasi kepada semua kegiatan di 2025, peruntukannya sama, maka target penerimanya secara otomatis berkurang,” jelasnya. (rul/waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *