KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan perbaikan 47 gedung sekolah menengah pertama (SMP) yang mengalami kerusakan dapat diselesaikan pada tahun 2026. Dari jumlah itu, mayoritas bangunan yang akan direvitalisasi merupakan SMP swasta.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan (Dispendik) Bangkalan Muhaimin menjelaskan, tingkat kerusakan SMP secara umum tidak separah yang dialami sekolah dasar (SD). Menurutnya, sebagian besar SMP di Bangkalan telah memenuhi standar fisik bangunan, termasuk memiliki ruang kelas baru (RKB), perpustakaan, hingga laboratorium.
“Kerusakan yang ada relatif ringan dan didominasi oleh SMP swasta. Secara umum, fasilitas SMP sudah cukup memadai,” ujar Muhaimin, Senin (26/1/2026).
Meski demikian, pihaknya tetap mengajukan usulan perbaikan ke pemerintah pusat agar 47 gedung SMP itu bisa mendapatkan program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Dalam pelaksanaan perbaikannya nanti, Muhaimin menegaskan, Dispendik Bangkalan hanya berperan dalam perencanaan dan pengawasan. Sementara proses pembangunan akan dilakukan melalui swakelola bersama pihak sekolah.
“Anggaran itu tidak masuk ke kami. Kami hanya memiliki kewenangan dalam perencanaan dan pengawasan saja,” jelasnya.
Di tempat terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Bangkalan Rokib menegaskan, sektor pendidikan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah.
“Pendidikan adalah kebutuhan dasar. Sarana dan prasarananya wajib dipenuhi. Bagaimana daerah mau maju jika pendidikannya tertinggal,” tegas Rokib. (km95/zul)





