KABAR MADURA | Laga pekan ke-19 Super League 2025/2026 antara Madura United melawan PSBS Biak berakhir imbang tanpa gol. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan itu berlangsung sengit dengan tempo tinggi. Kedua tim sama-sama menciptakan sejumlah peluang, namun tidak satu pun mampu dikonversi menjadi gol.
Pelatih Madura United Carlos Parreira mengungkapkan bahwa sejatinya telah menyiapkan strategi untuk mengamankan tiga poin. Namun, pertahanan solid Badai Pasifik membuat target itu gagal terwujud.
“Kami memiliki rencana untuk mendapatkan tiga poin di rumah. Tapi kita juga lihat, hari ini mereka (PBS Biak) bermain bagus,” jelasnya.
Menurut Carlos, perubahan strategi melalui pergantian pemain di babak kedua sempat memberikan dampak positif terhadap permainan tim. Meski demikian, upaya itu belum cukup untuk membawa Laskar Sape Kerrab meraih kemenangan.
“Di babak kedua kami coba buktikan dengan pergantian pemain, tapi itu belum cukup untuk memenangkan pertandingan,” tegasnya.
Pelatih asal Brasil itu pun berjanji akan melakukan perbaikan di sejumlah aspek jelang pertandingan berikutnya agar timnya bisa tampil lebih efektif.
Sementara itu, Caretaker Pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu Widodo mengungkapkan, timnya mampu menjalankan skema permainan sesuai dengan rencana yang telah disiapkan sejak awal. Dia mengaku semuanya berjalan dengan baik meski tanpa tiga pemain andalannya, yakni Monchine Hassan, Ruyeri Blanco, dan Heri Susanto. Mereka harus absen akibat akumulasi kartu kuning.
“Kita mencoba menguasai bola lebih lama, sehingga lawan kepancing untuk pressing. Di babak kedua kami antisipasi dengan memasukkan pemain yang bertahan. Mereka bisa melakukan rencana dengan konsisten,” jelasnya.
Pertandingan berikutnya, Madura United akan melakoni laga tandang melawan Persijap Jepara. Sedangkan PSBS Biak akan menjamu PSM Makassar. (nur/zul)






