KABAR MADURA | Suasana haru menyelimuti Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Sabtu (23/5/2026) malam. Presiden Madura United Prof. Achsanul Qosasi tidak kuasa menahan air mata setelah Laskar Sape Kerrab berhasil memastikan diri bertahan di Super League musim depan.
Kepastian itu diraih usai Madura United sukses menaklukkan PSM Makassar dengan skor 2-0 pada pertandingan pekan terakhir.
Mengusung misi wajib menang untuk menghindari degradasi, Madura United langsung tampil agresif sejak awal laga. Bermain di hadapan ribuan pendukungnya sendiri, Laskar Sape Kerrab mampu menunjukkan permainan penuh determinasi hingga akhirnya mencetak dua gol kemenangan tanpa balas.
Sesaat setelah wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, sorak sorai pendukung langsung menggema di seluruh stadion. Di tribun kehormatan, Prof. AQ tampak larut dalam emosi. Dia memeluk sejumlah jajaran manajemen dan tim pelatih dengan mata berkaca-kaca sebelum akhirnya meneteskan air mata kebahagiaan.
“Ini adalah musim yang luar biasa berat bagi kami. Tapi malam ini, anak-anak menunjukkan mentalitas Madura yang sesungguhnya, pantang menyerah,” ujar Prof. AQ.
“Terima kasih kepada seluruh pemain, pelatih, dan suporter yang terus percaya,” tambahnya.
Keberhasilan Madura United bertahan di Super League disebut sebagai hasil dari perjuangan panjang dan kerja keras seluruh elemen tim sepanjang musim.
Prof. AQ menilai ada beberapa faktor penting yang menjadi penentu kemenangan timnya atas PSM Makassar. Salah satunya adalah solidnya pertahanan Madura United yang mampu meredam permainan cepat lawan, khususnya dari sektor sayap.
Selain itu, efektivitas dalam memanfaatkan peluang juga menjadi pembeda. Dua gol yang tercipta lahir melalui pola serangan balik cepat yang dieksekusi dengan sangat baik oleh para pemain.
Tidak kalah penting, dukungan penuh dari suporter di SGB dinilai memberikan energi tambahan bagi para pemain sepanjang pertandingan berlangsung.
Berkat kemenangan itu, Madura United dipastikan aman dari ancaman degradasi dan akan kembali berlaga di Super League musim depan. Manajemen pun berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh agar tim dapat kembali bersaing di papan atas.
Bagi masyarakat Madura, air mata Prof. AQ malam itu menjadi gambaran rasa lega sekaligus kebanggaan atas perjuangan Madura United yang berhasil melewati musim sulit dengan akhir yang manis. (nur/zul)






