Progres Masih 69,3 Persen, Renovasi SGMRP Diperpanjang 45 Hari

News229 views

KABAR MADURA | Progres pengerjaan Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan masih mencapai 69,3 persen. Padahal, target awal penyelesaian renovasi akhir Agustus ini. Beruntung, ada tambahan waktu selama 45 hari untuk merampungkan renovasi tersebut hingga 100 persen. 

Tim Teknis Renovasi SGMRP Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan Priantoni Wibowo mengatakan, beberapa pengerjaan yang belum selesai itu di antaranya adalah tampak depan stadion atau fasad, pagar stadion, penanaman dan pemeliharaan rumput, serta jalan aspal melingkar. 

“Konstruksi besarnya yang belum selesai empat itu. Selebihnya tinggal pengerjaan kecil, seperti ruangan juga sudah mulai berjalan,” ungkapnya, Senin (5/8/2024). 

Baca Juga:  Pamekasan Matangkan Wisata Halal, Siapkan Regulasi dan Roadmap Menuju Gerbang Wisata Halal Madura

Toni menuturkan, dalam pengerjaan renovasi SGMRP memang mendapatkan alokasi tambahan waktu selama 45 hari. Sehingga, pengerjaan ditarget selesai akhir September. Hal itu berkenaan dengan adanya catatan tambahan dari Kementerian PUPR saat melakukan pemantauan langsung terhadap proses renovasi beberapa waktu lalu.

Sedikitnya, terdapat tiga catatan tambahan dari Menteri PUPR, yakni lintasan atletik, fasad stadion, dan cadangan rumput. Pihaknya meyakini, pengerjaan renovasi itu akan selesai tepat waktu. 

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Sejauh ini, pengerjaannya aman, sesuai dengan kontrak. Setiap minggu kami adakan rapat bersama dengan pelaksana untuk progresnya,” sebutnya. 

Baca Juga:  Ekowisata Mangrove Pamekasan Makan Korban, Ternyata Sudah Tidak Kebagian Anggaran Pemeliharaan

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Imam Hosairi menegaskan, Disporapar selaku stakeholder terkait harus bisa memaksimalkan pemanfaatan gedung yang nantinya sudah direnovasi besar-besaran itu. Selain itu, pemeliharaannya juga harus maksimal, sebab nantinya cukup berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah (PAD). 

“Pemanfaatan dan pemeliharaannya harus maksimal. Karena, ini renovasinya bukan anggaran kecil,” ujarnya kepada Kabar Madura. 

Pewarta: Safira Nur Laily 

Redaktur: Sule Sulaiman

 

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *