KABAR MADURA | Pembangunan proyek strategis Sekolah Rakyat (SR) Jatim-I di Kabupaten Sampang, terus menunjukkan perkembangan positif. Proyek yang dikerjakan oleh Waskita itu terus berjalan dengan lancar dengan mencatatkan pencapaian luar biasa.
Pimpinan proyek pembangunan SR Jatim-I di Kabupaten Sampang Dhimas Rezha mengatakan, saat ini realisasi pengerjaan di lapangan sukses melampaui target rencana dengan menyentuh angka progres sebesar 33,359 persen atau mencatatkan deviasi positif sebesar +0,055 persen.
“Pencapaian ini menjadi bukti nyata tingginya komitmen seluruh tim yang terlibat untuk menyelesaikan proyek ini dengan kualitas terbaik dan tepat waktu,” ujar Dhimas Rezha kepada Kabar Madura.
Dijelaskan, keberadaan SR Jatim-I di Bumi Bahari itu diproyeksikan tidak hanya sekadar menjadi tempat belajar, tetapi sebuah kawasan edukasi terintegrasi dengan beragam fasilitas unggulan yang lengkap.
Gambaran fasilitas yang tengah dibangun dalam kawasan proyek tersebut, meliputi area pendidikan dasar hingga menengah terpadu. Kompleks tersebut dirancang untuk menyediakan fasilitas pendidikan berkesinambungan, meliputi pembangunan gedung ruang kelas untuk jenjang SD (kelas 1-6), SMP (kelas 7-9), hingga SMA (kelas 10-12).
Selain itu, fasilitas akomodasi eksklusif untuk memberikan lingkungan belajar yang maksimal, proyek itu menghadirkan asrama lengkap bagi siswa dan siswi dari tingkat SD, SMP, hingga SMA dan kesejahteraan tenaga pendidik juga sangat diperhatikan melalui penyediaan fasilitas Rumah Susun (Rusun) Guru.
Tak hanya itu, juga dicanangkan fasilitas olahraga lengkap untuk menunjang kesehatan jasmani dan aktivitas ekstrakurikuler para siswa. Yakni, dengan dilengkapi berbagai sarana olahraga modern seperti lapangan basket, jogging track, dan lapangan sepak bola yang progres pekerjaannya saat ini bergerak cepat memasuki tahap penyiapan media tanam rumput.
Fasilitas Penunjang Terpadu
Kawasan itu didesain menjadi ekosistem yang mandiri dengan ketersediaan sarana ibadah berupa masjid, gedung serba guna, hingga area kantin yang tertata dan dipisahkan untuk masing-masing jenjang pendidikan.
“Selain dipersiapkan untuk mencetak generasi penerus bangsa yang unggul, proyek berskala besar ini juga secara langsung memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dengan membantu menggerakkan roda perekonomian lokal dan membuka luas lapangan pekerjaan di berbagai sektor pengerjaan proyek,” ungkapnya.
Dimaz menegaskan, dengan percepatan progres yang berjalan sangat baik dan ekosistem pendidikan yang didesain secara komprehensif itu, harapan masyarakat Jawa Timur, khususnya warga Kabupaten Sampang, untuk memiliki fasilitas pendidikan yang unggul dan merata akan segera terwujud nyata.
“Proyek Pembangunan SR ini diyakini akan menjadi mercusuar baru bagi kebangkitan dunia pendidikan di tanah air, khususnya di Kabupaten Sampang ini,” pungkasnya. (sub/nam)






