KABAR MADURA | Sebagai bentuk kepedulian terhadap para jurnalis yang ikut menjadi korban bencana, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Aceh mulai menyalurkan bantuan darurat tahap pertama untuk puluhan wartawan yang terdampak banjir bandang dan longsor di sejumlah kabupaten atau kota.
Bantuan itu merupakan hasil penggalangan melalui Posko PWI Aceh Peduli Korban Banjir-Longsor yang beroperasi sejak 4 Desember 2025 di Kantor PWI Aceh, kawasan Simpang Lima, Banda Aceh. Sejak posko dibuka, sejumlah donatur dan jaringan PWI Kabupaten/Kota aktif berpartisipasi, sehingga distribusi tahap awal dapat segera dilakukan.
Pada Rabu siang, (10/12/2025), Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin bersama Wakil Ketua Dewan Penasihat PWI Aceh Bustamam Ali melepas tim distribusi dari Markas PWI Aceh. Menggunakan dua unit double cabin, rombongan mengangkut berbagai jenis bantuan untuk wilayah utara-timur Aceh.
Tim dipimpin oleh Sekretaris PWI Aceh Muhammad Zairin, didampingi Abdul Hadi (Wakil Sekretaris), M. Nazar A. Hadi (Kasi Organisasi dan Keanggotaan), Pribadi (Sekretaris Seksi Kesejahteraan/ Penanggung Jawab Posko), serta Staf Sekretariat Roni Chusmiran.
Koordinator Posko Bantuan Kemanusiaan, Muhammad Saman, menjelaskan bahwa penyaluran tahap pertama menyasar 8 kabupaten/kota: Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa, hingga Aceh Tamiang.
Dia menegaskan, pendistribusian dilakukan berdasarkan data valid dari pengurus daerah.
“Data wartawan terdampak bencana banjir-longsor kami terima dari Pengurus PWI Kabupaten/Kota. Data itulah yang kami gunakan untuk penyaluran bantuan,” kata Saman.
PWI Aceh juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan banyak pihak yang menitipkan bantuan melalui posko. Menurut Nasir Nurdin, dukungan berbagai elemen sangat membantu kelancaran misi kemanusiaan ini.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan dari institusi kepolisian Polda Aceh (Satuan Brimob) dan pihak keamanan lainnya yang telah membantu lancarnya distribusi bantuan terutama pada titik-titik yang masih ada kendala transportasi,” ujarnya.
Dia juga menyampaikan penghargaan kepada jaringan PWI di seluruh wilayah yang menjadi jalur pendistribusian.
“Terima kasih yang tak terhingga juga kami sampaikan kepada Pengurus dan anggota PWI di sepanjang lintasan yang dilalui tim hingga ke Aceh Tamiang. Bantuan rekan-rekan sangat menentukan keberhasilan misi,” lanjutnya.
Posko kemanusiaan PWI Aceh akan terus bekerja. Saman menyebutkan, bantuan tahap berikutnya akan segera dijadwalkan, sembari menunggu pembaruan data dari daerah lain yang juga masih terdampak bencana.
“Pendistribusian bantuan tahap berikutnya segera kami jadwalkan sambil menunggu update data dari Pengurus PWI Kabupaten/Kota lainnya di Aceh,” imbuhnya.
Dia berharap, seluruh wartawan yang terdampak bencana tetap kuat menghadapi ujian.
“Sambil berharap rekan-rekan wartawan terdampak bencana tabah dan tawakkal menghadapi cobaan ini,” tutupnya. (nur/zul)





