KABAR MADURA-Razia minuman keras (miras) yang kerap kali menjadi ajang para pemuda pada natal dan malam tahun baru (nataru) 2024 tidak membuahkan hasil. Hal tersebut diungkapkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pamekasan, Mohammad Yusuf Wibieseno, Minggu (1/1/2024).
Menurutnya, razia nataru tahun ini fokus pada puluhan lokasi yang kerap kali dijadikan sebagai tempat pesta miras. Mulai dari cafe, hotel dan beberapa rumah kos. Secara umum, razia tergelar atas kerjasama dengan Tentara Negara Indonesia (TNI) dan pihak kepolisian.
“Jadi kami bertindak dengan aparat TNI dan kepolisian sebagai pengamanan dan Keoptimalan pengawasan,” ujarnya kepada Kabar Madura.
Pihaknya menuturkan, direalisasikan tiga kali dalam 1 x 24 jam. Yakni, pagi hari, sore hari dan malam hari. Selama rentan waktu itu, terdapat petugas yang memiliki tanggung jawab melakukan razia dengan sistem bergantian. Sedikitnya, setiap dilaksanakan razia ada belasan petugas yang diterjunkan ke lapangan.
“Jumlah itu merupakan total atau keseluruhan petugas razia, mulai dari TNI dan kepolisian serta dari instansi kami. Tapi untuk tahun ini belum ada temuan,” tuturnya.
Pewarta l: Moh. Farid
Redaktur: Totok Iswanto





