KABAR MADURA | Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Sampang mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,2 miliar untuk program rehabilitasi tujuh balai penyuluh KB di sejumlah kecamatan.
Berdasarkan data Dinkes KB Sampang, alokasi anggaran terbesar diberikan untuk Balai Penyuluhan KB Kecamatan Jrengik dengan Rp230 juta. Disusul Kecamatan Torjun Rp213,6 juta, kemudian Kecamatan Karang Penang dengan Rp196,3 juta.
Selain itu, Kecamatan Tambelangan Rp179,9 juta, Kecamatan Sampang Rp162,9 juta, Kecamatan Ketapang Rp149,9 juta, dan Kecamatan Robatal sebesar Rp148,9 juta.
Kabid Dalduk dan KB Dinkes KB Sampang Zahruddin menjelaskan bahwa total pagu anggaran rehabilitasi sebesar Rp1,28 miliar. Anggaran tersebut bersumber dari APBD melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2025.
“Saat ini, untuk pengadaan rehabilitasi tujuh balai penyuluh masih berproses di LPSE Sampang, karena menggunakan metode pengadaan langsung,” terangnya, Selasa (19/8/2025).
Zahruddin menegaskan, tujuan utama program ini adalah meningkatkan kualitas layanan KB di kecamatan.
“Adanya rehabilitasi ini diharapkan keberadaan balai penyuluhan KB di sejumlah kecamatan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik, lebih efektif, dan nyaman,” pungkasnya. (sub/din)





