Rektor Safi’ Optimistis UTM Miliki 55 Program Studi Sebelum Akhir 2026

KABAR MADURA | Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Safi’, menargetkan jumlah program studi (prodi) di kampus yang dipimpinnya mencapai 55 prodi pada akhir masa jabatannya di tahun 2026. Target itu disampaikan dalam Seminar Kolaboratif Literasi Media yang digelar UTM bersama Kabar Madura, Kamis (4/6/2026).

Safi’ mengungkapkan, saat pertama kali menjabat sebagai rektor, UTM hanya memiliki 33 program studi. Seiring berbagai upaya pengembangan yang dilakukan, jumlah itu kini meningkat menjadi 47 prodi. Menurutnya, capaian itu merupakan bagian dari komitmen UTM untuk terus berkembang menjadi kampus unggulan.

“Saat awal saya menjabat jumlahnya 33 prodi, sekarang sudah menjadi 47 prodi. Saya terus berusaha dan menargetkan pada akhir periode kepemimpinan ini UTM memiliki 55 prodi,” ujarnya.

Baca Juga:  Halalbihalal UNIBA Madura, Prof. Achsanul Qosasi: Kunci Kemajuan Kampus Ada pada Kekompakan Civitas Akademika

Dia menjelaskan, sejumlah program studi baru saat ini masih berada dalam tahap pengajuan dan pengembangan. Sebab itu, dirinya optimistis target 55 prodi dapat tercapai sebelum akhir tahun 2026.

“Ini sedang berproses. Insya Allah, apabila sejalan dengan ikhtiar dan takdir dari Yang Maha Kuasa, akhir tahun ini jumlah prodi di UTM sudah mencapai 55,” ujarnya.

Lebih lanjut, Safi menegaskan, penambahan program studi bukan semata-mata untuk meningkatkan angka statistik kelembagaan. Langkah itu, menurutnya, merupakan bagian dari upaya menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang sekaligus menghadapi tantangan zaman yang semakin dinamis.

Baca Juga:  UNIBA Madura Dorong Internasionalisasi Mahasiswa, Tawarkan Beasiswa Penuh dan Studi 3,5 Tahun

Dia menilai perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dan berani melakukan terobosan agar dapat menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan ilmu pengetahuan. Hal itu, kata dia, sejalan dengan visi dan nilai dasar UTM, yakni unggul, tangguh, dan mandiri.

“Kalau tetap seperti sekarang tanpa perubahan, kapan kita akan berkembang. Karena itu kami bergerak cepat membangun kerja sama, memperkuat kekompakan, dan terus melakukan pengembangan untuk kemajuan UTM,” pungkasnya.

Terbaru, UTM mengantongi izin penyelenggaraan pendidikan kedokteran dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). (fik/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *