Ribuan Aset Belum Bersertifikat, Pemkab Sampang Anggarkan Rp2 Miliar Proses 800 Tanah Kantongi Legalitas 

News29 views

KABAR MADURA | Terungkap ribuan aset Pemerintah (Pemkab) Sampang berupa tanah sampai saat ini belum kantongi sertifikat.

Hal itu diungkap oleh jubir Fraksi Amanat Bintang Nasional Muhammad Nur Mustakim saat rapat perbaikan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

“Berdasarkan data 2024, Pemkab Sampang mempunyai aset lahan mencapai 3.188 bidang. Namun yang bersertifikat hanya 1.090 bidang, artinya masih ada 2.098 bidang yang masih belum bersertifikat,” katanya, selasa (24/6/2025).

Mustakim meminta agar Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) melakukan digitalisasi data aset berbasis lokasi dan riil agar tidak terjadi duplikasi, penyelewengan, dan pengabaian.

Baca Juga:  Bupati Sampang Raih Penghargaan Top Pembina BUMD dari Top BUMD Awards 2026

“Kami meminta secepatnya BPKAD mempunyai aplikasi khusus untuk pendataan aset daerah guna terciptanya akuntabilitas aset,” ucapnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Menanggapi hal itu, Kepala bidang (Kabid) Aset BPKAD Sampang Acmad Murang mengatakan, jumlah lahan yang belum bersertifikat bukan 2.098 bidang, tetapi 2.155 bidang.

“Tahun ini, target kami memproses sertifikat 800 bidang dengan anggaran Rp 2 miliar. Jika target tersebut tercapai, berarti masih tersisa 1.355 bidang yang masih belum bersertifikat,” katanya.

Baca Juga:  Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Sampang Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Tolak Intoleransi

Mengenai digitalisasi data, Ahmad Murang mengaku sedang memproses sistem aplikasi berbasis web yang berfungi sebagai pengelolaan dan penatausahaan aset milih daerah.

“Sementara ini, kita masih menggunakan aplikasi e-bmd milik Kemendagri,”. (km91/din)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *