KABAR MADURA | Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Sampang meminta seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) segera menyelesaikan Surat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai syarat utama keberlanjutan kerja sama dalam program tersebut.
SLHS merupakan bagian penting dari standar kelayakan dapur MBG yang wajib dipenuhi seluruh penyedia makanan. Tanpa sertifikasi tersebut, dapur tidak bisa dinyatakan layak untuk memproduksi makanan bagi penerima manfaat.
“Dapur yang belum mengantongi SLHS harus segera menyelesaikan persyaratan agar seluruh penyelenggara MBG memiliki standar yang seragam dan layak beroperasi,” kata Ketua Satgas MBG Sampang Ahmad Mahfudz, Senin (3/11/2025).
Menurutnya, MBG adalah salah satu program prioritas pemerintah yang langsung menyentuh masyarakat, sehingga kualitas pada setiap menu makanan harus dijaga dan tidak bisa dikompromikan.
“Pemerintah ingin memastikan bahwa makanan yang disajikan tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga memenuhi standar gizi penerima manfaat, terutama bagi anak-anak sekolah,” tegasnya.
Saat ini pihaknya tengah mengumpulkan data seluruh dapur MBG yang beroperasi untuk dijadikan bahan evaluasi, mulai dari aspek kebersihan, pemenuhan gizi, hingga data penerima manfaat.
“Seluruh dapur akan kami periksa, mulai dari higienitas ruang pengolahan, kelayakan makanan, hingga administrasi penerima manfaat,” pungkasnya. (yan/zul)





