Sulit Bangkit, Sampang Bertahan di Peringkat IPM Terendah se Jatim

News190 views

KABAR MADURA | Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sampang masih menjadi yang terendah di Provinsi Jawa Timur. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pemerintahan dan Pengembangan Manusia Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sampang Anas Muslim.

Menurutnya, sejak awal perhitungan IPM, Sampang memang berada di posisi terbawah. Kondisi ini kian sulit berubah karena kabupaten lain di Jawa Timur juga mengalami peningkatan secara bersamaan.

“Disamping itu, mayoritas masyarakat usia 25 tahun hanya mengenyam pendidikan selama 5 tahun, yang mana juga menjadi indikator rendahnya IPM,” katanya, Minggu (27/7/2025).

Baca Juga:  Wisuda Al-Ahgaff Tarim, 14 Mahasiswa Madura Lulus: Hafal 30 Juz hingga Cum Laude

Anas menjelaskan, IPM sendiri dihitung berdasarkan tiga aspek utama, yaitu pendidikan, kesehatan, dan daya beli atau ekonomi. Dari ketiganya, aspek pendidikan menjadi titik lemah terbesar di Sampang.

“Dari ketiga aspek itu, aspek pendidikan yang paling rendah di Sampang,” ujarnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Sebagai bentuk upaya perbaikan, Bappelitbangda tidak hanya fokus pada pengentasan anak tidak sekolah dan angka putus sekolah, tetapi juga mengoptimalkan pendidikan kesetaraan.

“Untuk meningkatkan IPM beberapa upaya yang sudah kami lakukan, seperti optimalisasi pendidikan kesetaraan, yang mana ada sekolah paket A hingga paket C,” pungkasnya. (yan/din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *