Wakili Indonesia, Santri Lubangsa Putri Tembus Top 10 IIUM IDC 2025 Malaysia

Berita, Pendidikan109 views

 

KABAR MADURA | Prestasi membanggakan kembali diraih oleh santri Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri dalam ajang bergengsi Interschool Debating Championship (IDC) 2025 yang diselenggarakan oleh International Islamic University Malaysia (IIUM). 

Tim Debat PP. Annuqayah Lubangsa Putri sukses melaju ke babak out round dan menempati posisi top 10, tepatnya peringkat ke-9 dari total 54 tim peserta lintas negara.

Ketua Pengurus PPA Lubangsa Putri Faizatin menyampaikan, kompetisi ini terbagi menjadi dua tahap, babak preliminary online yang dilaksanakan pada 13–15 Juni 2025 dan diikuti oleh tim-tim dari Malaysia, Singapura, dan Indonesia. 

Hanya 16 tim terbaik yang berhak melaju ke babak out round, yang dilaksanakan secara luring di kampus IIUM Malaysia pada 19–20 Juli 2025. Dari Indonesia, hanya satu tim yang lolos: PP. Annuqayah Lubangsa Putri, mewakili bangsa di panggung internasional. 

Tim debat ini terdiri dari tiga santri berbakat dari LSO Syu’bah al-Lughah al-‘Arabiyah, Anisah Rusydi (pembicara 1), Selfiya Shofiyana (pembicara 2) dan Faizah Aulia Shafira (pembicara 3).

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Sebelum bertanding, mereka menjalani seleksi ketat serta pembinaan intensif bersama tim senior dan para pembimbing debat di lingkungan pesantren. Atas capaian itu dia menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian tersebut. Baik secara personal dan kelembagaan.

“Kami sangat bangga bisa mengibarkan bendera Indonesia dan Annuqayah di dunia internasional, apalagi di salah satu kampus Islam paling bergengsi, IIUM Malaysia. Ini bukan hanya kemenangan teknis, tapi kemenangan semangat dan dedikasi santri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Faizatin mengungkapkan tiga catatan penting dari pengalaman tim di ajang internasional tersebut di antaranya Malaysia, khususnya IIUM, memiliki tradisi debat yang kuat dan terstruktur. Hal ini menjadi pengalaman sangat berharga bagi tim untuk menyelami langsung atmosfer debat Bahasa Arab yang ketat dan ilmiah. 

Selanjutnya kemenangan bukan hanya soal kemampuan tim, tetapi juga sudut pandang penilaian juri. Maka dari itu, tetap bersyukur atas pencapaian ini sebagai wujud penghormatan terhadap proses dan usaha.

“Evaluasi akan terus dilakukan, terutama dalam aspek teknis pembelajaran dan strategi debat Bahasa Arab, demi meraih hasil lebih baik di masa depan,” imbuhnya 

Capaian masuk top 10 (peringkat ke-9) ini menjadi peningkatan signifikan dari keikutsertaan mereka sebelumnya di ajang Singapore Interschool Arabic Debating Championship (SIADC) 2024, di mana tim menempati peringkat ke-11 dan meraih predikat best speaker 2 dan 3. 

Pihak pesantren pun memberikan apresiasi penuh atas prestasi ini, dan akan terus mendukung pengembangan potensi santri, baik di tingkat nasional maupun internasional. Semangat belajar, keberanian tampil, dan ketekunan dalam pembinaan menjadi kunci utama keberhasilan tim debat ini. 

“Kami ingin menciptakan ruang tumbuh bagi santri, agar tidak hanya unggul dalam tradisi pesantren, tetapi juga mampu berbicara di forum-forum akademik global. Semoga ini menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk terus belajar dan berprestasi,” pungkas Faizatin. (ara/waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *