KABAR MADURA | Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan memastikan untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025 yang diperuntukkan khusus untuk pembangunan jalan meningkat dibandingkan 2024. Pada tahun ini hanya Rp4,5 miliar, sementara tahun depan Rp26 miliar.
Kepala Dinas PUPR Pamekasan Amin Jabir mengatakan, peningkatan DAK khusus infrastruktur jalan itu dipengaruhi oleh tingginya kepercayaan terhadap pemerintah kabupaten (pemkab) dalam menyiapkan perencanaan pembangunan jalan dan percepatan pelaksanaan beberapa pekerjaan sebelumnya, serta kualitas pekerjaan. Selain itu, asas manfaat atas pembangunan jalan yang diberikan.
“Indikator paling besar bagi DAK ini adalah kemampuan pemerintah menyiapkan lahan,” ujarnya kepada Kabar Madura, Kamis (18/12/2024).
Jabir menjelaskan, sebenarnya keputusan proyeksi DAK 2025 berada pada pemerintah pusat, pemkab hanya menyiapkan perencanaan dan lahan yang siap ditempati program strategis pembangunan tersebut.
Adapun beberapa pekerjaan jalan yang diproyeksikan akan menggunakan DAK 2025 adalah Jalan Bandaran- Groom Rp19,6 miliar, Jalan Panaguan-Palengaan Laok Rp2 miliar, dan Palengaan Laok-Tlambeh Rp6 miliar.
“Insya Allah 75 persen kami meyakini akan dapat alokasi DAK untuk jalan Rp26 miliar,” imbuhnya.
Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Ahmad Fauzi menuturkan, pembangunan jalan pada tahun depan menjadi atensi. Sebab, pembangunan jalan itu untuk mempermudah akses pelayanan kepada masyarakat. Maka dari itu, penting baginya untuk melakukan pengawasan sebagaimana tugas dan fungsi yang sudah diamanahkan.
“DAK itu kan sudah jelas secara regulasi dan peruntukkannya dari pemerintah pusat. Kami paling tidak fokus pada pengawasan dan kaitannya dengan pelaksanaan di bawah nantinya,” kata politisi Partai Demokrat itu. (rul/zul)





