KABAR MADURA | Alokasi dana desa (DD) 2025 di Pamekasan mencapai Rp191.972.621.000. Ratusan miliar itu diproyeksikan untuk 178 desa yang tersebar di 13 kecamatan. DD ini bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Terdapat beberapa desa yang menjadi penerima DD terbanyak tahun ini. Nominalnya ada yang mencapai dua miliar lebih, di antaranya Desa Plakpak, yang mendapatkan alokasi Rp2.344.110.000.
Selain itu, juga ada Desa Rekkerrek dengan Rp2.164.737.000. Kemudian, Desa Palengaan Laok dengan nominal Rp2.083.449.000.
Sementara yang terakhir, desa di Pamekasan yang mendapatkan DD terendah adalah Desa Artodung, Kecamatan Galis, dengan alokasi Rp647.855.000.
Berikut 10 desa penerima DD terbanyak di tahun 2025:
- Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan: Rp 2.344.110.000
- Desa Rek Kerrek, Kecamatan Palengaan: Rp 2.164.737.000
- Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan: Rp 2.083.449.000
- Desa Campor, Kecamatan Proppo: Rp 2.020.558.000
- Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan: Rp 1.937.622.000
- Desa Bangkes, Kecamatan Kadur: Rp 1.840.380.000
- Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan: Rp 1.734.336.000
- Desa Waru Barat, Kecamatan Waru: Rp 1.784.040.000
- Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar: Rp 1.712.404.000
- Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar: Rp 1.643.331.000
- Desa Tlonto Raja, Desa Pasean: Rp 1.660.689.000
- Desa Tanjung, Kecamatan Pegantenan: Rp 1.631.427.000
- Desa Batokerbuy, Kecamatan Pasean: Rp 1.617.475.000
(nur)





