KABAR MADURA | Tahun ini Pemadam Kebakaran (Damkar) Pamekasan hanya mampu mengirimkan dua personelnya untuk mengikuti diklat tentang pemadaman ke kementerian. Hal itu dikarenakan anggaran yang tersedia terbatas. Damkar Pamekasan hanya mendapatkan alokasi Rp155 juta yang terbagi menjadi beberapa program, termasuk di dalamnya untuk mengikuti pelatihan.
Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Pamekasan Misyanto mengatakan, meski hanya dua personel yang akan dikirim, nantinya akan dilakukan transfer ilmu ke sesama internalnya. Sehingga, sama-sama bisa upgrade skill di setiap personel.
“Selain karena anggarannya terbatas, dari kementerian ketentuannya dibatasi dua orang. Tahun kemarin juga dua orang. Nanti akan dilakukan transfer ilmu di internal personel,” terangnya kepada Kabar Madura, Selasa (16/1/2023).
Misyanto menuturkan, dari segi jumlah, SDM yang tersedia sekarang cukup minim, yakni kurang lebih 32 personel. Rinciannya, tujuh orang aparatur sipil negara (ASN), 10 PPPK, dan sisanya tenaga honorer.
Sementara untuk tahun ini, dia mengaku, pihaknya masih belum mengetahui secara pasti terkait formasi perekrutan. Namun, apabila berkaca pada 2023, ada tambahan enam personel PPPK.
Dia menjelaskan, personel itu terbagi menjadi empat regu dengan jumlah masing-masing tujuh hingga delapan orang. Menurut Misyanto, pihaknya harus menyiasati kurangnya SDM tersebut.
“Mau rekrut tenaga honorer, kami harus lihat porsi anggarannya juga. Jadi tidak bisa serta merta melakukan perekrutan begitu saja,” terangnya.
Pewarta: Safira Nur Laily
Redaktur: Sule Sulaiman





