KABAR MADURA | Setelah sempat diboikot oleh sejumlah warga yang merasa dirugikan lantaran tidak masuk daftar pemilih tetap (DPT), akhirnya pemungutan dan penghitungan surat suara ulang dilakukan di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Desa Poreh, Kecamatan Karang Penang, Sampang, Kamis (15/2/2024).
Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sampang Kordiv Pencegahan Parmas dan Humas Romli mengatakan, terdapat empat TPS yang tidak melaksanakan pemungutan dan penghitungan surat suara secara serentak pada 14 Februari 2024 kemarin.
Kejadian itu lantaran permasalahan di 4 TPS di Desa Poreh tersebut. Hal itu diklaim bukan karena petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang melarang untuk melaksanakan pemungutan surat suara tersebut.
Romli mengklaim, terdapat sejumlah warga yang diduga memboikot TPS agar tidak dilaksanakan pemungutan dengan alasan ada warga tidak terdaftar di DPT. Mereka merasa hak pilihnya dirampas.
Tetapi, saat ini masalah tersebut telah selesai dimasukan ke daftar pemilih khusus (DPK) dan digelarnya pemilu susulan.
“Kami sebelumnya merekomendasikan untuk ditunda, karena beberapa alasan ini. Hasil koordinasi dengan KPU, maka dilaksanakan pemungutan susulan hari ini,” ujar Romli saat dikonfirmasi awak media, Kamis (15/2/2024).
Sementara itu, anggota PPS Desa Poreh, Wadut, mengatakan bahwa terdapat 12 TPS di Desa Poreh. Hanya empat TPS yang tidak melaksanakan pemungutan serentak pada 14 Februari. Warga yang merasa tidak masuk DPT itu karena tidak mendapatkan form C yang berisi pemberitahuan. Form itu baru didapat pada hari pencoblosan.
“Kami bersyukur proses pemungutan dan penghitungan susulan di 4 TPS, yakni di TPS 1,2,3 dan 4 berjalan lancar dan aman dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian sejak kemarin,” ungkapnya.
Kholil, salah seorang warga yang masuk dalam daftar pencoblosan ulang di Desa Poreh mengaku mendapatkan kesan dan pengalaman yang berbeda, karena tidak serentak dengan wilayah yang lain, yang sudah dilaksanakan pada 14 Februari.
“Yang pasti kesannya beda bangat, karena euforianya, yang semestinya dilaksanakan serentak kemarin, kita unik baru mencoblos hari ini,” kata Kholil.
Sayangnya, Komisioner Divisi Teknis Penyelenggara KPU Sampang Siti Aisyah belum berhasil dimintai keterangan. Saat dihubungi melalui kontak pribadinya belum direspon hingga berita ini diterbitkan.
Pewarta: Subhan
Redaktur: Wawan A. Husna





