UIN Madura Bahas Prospek Kerja Lulusan KPI di Dunia Industri

KABAR MADURA | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FAUD) Universitas Islam Negeri (UIN) Madura terus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri media. Kemitraan dinilai sangat penting, terutama berkenaan dengan komunikasi dan penyiaran.

Melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Prospek Kerja Lulusan pada Bidang Komunikasi dan Penyiaran Islam di Dunia Industri”, FAUD UIN Madura berupaya memperluas pemahaman mahasiswa tentang peluang kerja dan tantangan di bidang komunikasi modern.

Kegiatan yang digelar di Aula Fakultas Ushuluddin dan Dakwah itu diikuti oleh para dosen, mahasiswa, serta mitra media dari berbagai instansi. Diskusi berlangsung dinamis dengan beragam perspektif yang mengemuka mengenai peran strategis lulusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) di era digital.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Madura, Ah. Fawaid menyampaikan, prospek kerja lulusan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam sangat luas. Bidang jurnalistik dan penyiaran, menurutnya, menjadi ruang aktualisasi utama bagi para alumni.

Baca Juga:  UIN Madura Perkuat Budaya Riset, Gelar Workshop Penyusunan Proposal MoRA The Air Funds 2026

“Kontribusi alumni KPI sejauh ini cukup besar dalam kegiatan publikasi dan penyiaran, baik di lingkungan kampus maupun di luar. Mereka banyak terlibat dalam kegiatan jurnalistik, humas, hingga media dakwah,” ujarnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Pasalnya, pihak fakultas secara konsisten membangun kemitraan dengan instansi dan lembaga media untuk memperkuat kapasitas mahasiswa. Beberapa di antaranya adalah Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta media Kabar Madura yang menjadi mitra strategis fakultas.

Menurutnya, kerja sama lintas sektor menjadi bagian penting dalam menyiapkan lulusan yang siap bersaing di industri komunikasi. Dunia media, kata dia, terus mengalami perubahan pesat, sehingga mahasiswa perlu dibekali dengan keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Kolaborasi dengan berbagai pihak akan memperkuat kompetensi mahasiswa KPI. Kami ingin mereka tidak hanya paham teori, tetapi juga mampu beradaptasi dengan dinamika industri komunikasi yang terus berkembang,” jelasnya.

Baca Juga:  Momentum Istiwaul A’dham 2026, Ahli Astronomi Islam UIN Madura Ajak Masyarakat Koreksi Arah Kiblat

Selain memperkuat program studi yang ada, FAUD UIN Madura juga berencana memperluas cakupan keilmuan dengan membuka program baru. Saat ini, fakultas tersebut memiliki sekitar 25 dosen tenaga pendidik dan ratusan mahasiswa aktif di Program Studi KPI.

Jumlah tersebut diharapkan terus bertambah seiring meningkatnya minat calon mahasiswa terhadap bidang ilmu komunikasi Islam.

“Insyaallah tahun depan kami juga berencana membuka Program Studi Psikologi Islam di bawah naungan fakultas ini,” ungkap Fawaid optimistis.

Melalui kegiatan seperti FGD, FAUD UIN Madura berkomitmen menyiapkan lulusan yang memiliki kemampuan komunikasi islami sekaligus profesionalitas di bidang industri media.

Apalagi, dengan dukungan dosen, mitra media, dan lembaga pemerintah, fakultas ini bertekad menjadi pusat pengembangan keilmuan komunikasi Islam yang adaptif dan relevan dengan zaman. (rul/ong)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *