KABAR MADURA | Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura kembali menunjukkan perannya sebagai motor penggerak pemikiran strategis daerah melalui kegiatan stadium general bertema Membangun Kota Berkelanjutan melalui Perencanaan Tata Ruang yang Adaptif.
Rektor UNIBA Madura, Prof. Rachmad Hidayat, menegaskan pentingnya perencanaan tata ruang sebagai fondasi utama dalam mewujudkan kota yang berkelanjutan dan responsif terhadap perubahan zaman.
Prof. Rachmad Hidayat menekankan bahwa pembangunan kota tidak lagi bisa dilakukan dengan pendekatan konvensional. Menurutnya, dinamika perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, hingga perkembangan teknologi menuntut adanya perencanaan tata ruang yang adaptif, inklusif, dan berbasis data.
“Perencanaan tata ruang harus mampu menjawab tantangan masa depan. Kota yang berkelanjutan hanya bisa terwujud jika kebijakan ruangnya fleksibel, terintegrasi, dan berpihak pada keberlanjutan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Dia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam merancang tata ruang yang tidak hanya ideal di atas kertas, tetapi juga implementatif di lapangan. Menurutnya, kampus memiliki peran strategis dalam menyumbangkan gagasan dan riset berbasis kebutuhan lokal.
Lebih jauh, Prof. Rachmad juga menegaskan bahwa konsep kota berkelanjutan harus mencakup keseimbangan antara pembangunan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan keadilan sosial. Tanpa keseimbangan tersebut, pembangunan berisiko menimbulkan persoalan baru di masa depan.
“Kegiatan stadium general ini sekaligus menjadi bukti nyata, UNIBA Madura dalam mencetak generasi intelektual yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu pembangunan berkelanjutan,” imbuhnya.
Melalui forum ilmiah ini, juga diharapkan sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang adaptif, visioner, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional. (ara/waw)






