KABAR MADURA | Atmosfer persaingan terasa panas di GOR UNIBA, Kecamatan Batuan, saat sebanyak 86 calon pemain futsal ambil bagian dalam seleksi terbuka yang digelar SonGENnep FC, Senin (20/4/2026). Kegiatan ini menjadi gerbang awal bagi talenta lokal Sumenep untuk menembus panggung kompetisi Liga Nusantara (Linus) Jawa Timur 2026.
Seleksi yang berlangsung selama tiga hari ini tidak sekadar uji kemampuan biasa. Tim pelatih menerapkan sistem gugur dengan standar penilaian ketat, mulai dari kondisi fisik, kemampuan individu (skill), hingga kecerdasan taktik dalam permainan tim.
Presiden Klub SonGENnep FC, Muhammad Romli, menegaskan bahwa proses penjaringan ini difokuskan pada pemain muda potensial, yakni kategori usia kelahiran 2004 hingga 2009. Dari puluhan peserta, hanya 20 pemain terbaik yang akan dipilih untuk memperkuat skuad inti.
“SonGENnep FC ini bukan milik pribadi, tetapi menjadi wadah bersama bagi pecinta futsal di Sumenep untuk berkembang dan berprestasi,” ujarnya.
Dia menambahkan, para pemain yang lolos seleksi tidak akan berlama-lama beradaptasi. Mereka langsung diarahkan menjalani program latihan intensif, sekaligus melengkapi administrasi untuk kebutuhan kompetisi.
Langkah ini dinilai krusial, mengingat Liga Nusantara merupakan kasta kedua futsal nasional yang kerap menjadi pintu masuk menuju level profesional. Dengan persiapan matang, SonGENnep FC menargetkan mampu bersaing sekaligus membawa nama Sumenep lebih dikenal di kancah regional.
“Setelah seleksi rampung, fokus kami beralih ke persiapan teknis dan pembentukan chemistry tim melalui latihan rutin,” tambah Romli. (ara/waw)






