Wabup Sampang Sebut Modal dan SDM Jadi Kendala Utama Kopdes Merah Putih

Berita89 views

KABAR MADURA | Wakil Bupati (Wabup) Sampang Ahmad Mahfudz menilai bahwa tantangan utama yang dihadapi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) terletak pada keterbatasan modal usaha dan sumber daya manusia (SDM) pengelola. Dua faktor itu dinilai sangat krusial untuk mendapat perhatian serius.

Menurut Mahfudz, program KDMP sejatinya dirancang untuk memperkuat ekonomi desa melalui akses pembiayaan dan pengembangan usaha masyarakat. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala teknis di lapangan.

“Seperti usaha yang lain, masalah modal dan kemampuan SDM jadi tantangan dalam mengelola koperasi,” ujarnya, Senin (10/11/2025).

Baca Juga:  Komitmen Tingkatkan Profesionalisme, Kabar Madura Delegasikan 4 Wartawan Ikuti UKW Dewan Pers di Surabaya

Wabup Mahfudz menyebut, ada beberapa KDMP hingga saat ini masih menunggu petunjuk teknis detail dari pemerintah pusat perihal mekanisme usaha dan program pengembangan pasar.

“KDMP tidak hanya ditargetkan sebagai koperasi simpan pinjam, tetapi juga diarahkan untuk mengelola dan mengembangkan produk desa,” tegasnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Dia juga menambahkan, kehadiran Project Management Officer (PMO) selaku pendamping tingkat kabupaten, dan Bussiness Assistant (BA) sebagai pendamping di tingkat kecamatan adalah faktor penting untuk memastikan KDMP berjalan sesuai pedoman.

Baca Juga:  Prof. AQ: Sepak Bola Jadi Ruang Perubahan dan Persatuan Masyarakat Madura

“Dengan adanya dukungan dari PMO dan BA serta dukungan dari Diskopindag, kita optimis tantangan dapat teratasi,” ungkapnya.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mensukseskan program nasional tersebut, Pemkab Sampang saat ini fokus dalam merawat komunikasi para pihak dengan tujuan proses pembinaan usaha dan kelayakan KDMP dapat berjalan optimal.

“Pemkab Sampang saat ini fokus dalam penguatan komunikasi antara pemerintahan desa, DPMD, Diskopindag, dan pendamping,” pungkasnya. (yan/zul)

 

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *