KABAR MADURA | Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumenep telah memulai seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia 2025.
Kepala Bakesbangpol Sumenep Ach Dzulkarnain mengungkapkan, sebanyak 394 siswa telah mendaftar dalam seleksi calon Paskibraka ini. Namun, setelah dilakukan verifikasi berkas administrasi, hanya 355 peserta yang dinyatakan lolos. Sementara 39 lainnya dinyatakan gagal karena berkasnya tidak lengkap.
“Dengan sistem pendaftaran yang dilakukan secara online, kami ingin memastikan proses seleksi berlangsung adil dan transparan. Ini juga untuk menghindari dugaan kecurangan atau praktik permainan dalam rekrutmen Paskibraka,” kata Dzulkarnain, Minggu (9/3/2024).
Setelah seleksi administrasi, tahapan berikutnya adalah tes wawasan kebangsaan (TWK) yang dilakukan serentak. Setelah itu tes intelegensi umum (TIU). Nantinya hanya 75 orang yang akan terpilih sebagai anggota Paskibraka 2025, terdiri dari 39 laki-laki dan 36 perempuan.
Menanggapi proses seleksi ini, Komisi I DPRD Sumenep Hairul Anwar meminta agar pelaksanaannya dilakukan secara profesional dan transparan. Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menegaskan bahwa seleksi Paskibraka harus mengedepankan integritas serta objektivitas agar tidak ada peserta yang merasa dirugikan.
Melihat tingginya minat siswa untuk menjadi anggota Paskibraka, Hairul menginginkan seleksi ini benar-benar menghasilkan peserta yang berkualitas, disiplin, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.
“Kami berharap Bakesbangpol dapat menjalankan seleksi ini dengan jujur, adil, dan profesional. Jangan sampai ada praktik titipan atau kecurangan yang bisa mencederai semangat nasionalisme para peserta,” paparnya. (ara/zul)





